Menggunakan Library DWG 3D di Revit

Jika anda telah bertahun-tahun bekerja membuat model 3D di AutoCAD, atau bahkan 3ds Max, fasilitas ini mungkin akan menyenangkan anda. Anda tetap dapat menggunakannya saat anda bermigrasi ke Revit. Tidak itu saja. Anda tentu maklum bahwa mudah sekali mencari library 3D DWG di internet. Dan bagi anda yang bekerja dengan 3ds Max, dapat mengeksportnya ke DWG. Sehingga anda dapat mendefenisikan library anda dengan sangat luas. Tentu saja, anda dapat pula membuat library sendiri di Revit. Tapi, kalau sudah punya… sayang kan dibuang?

Pada contoh ini, saya akan mengimport satu library furniture dari DWG AutoCAD. Silahkan download di sini jika anda ingin menggunakan file yang sama. Jika anda ingin menggunakan file anda sendiri, usahakan anda melakukan hal-hal ini untuk mempermudah proses import anda.

  1. Pastikan anda telah menset UNIT anda dengan benar.
  2. Buatlah objek dalam kategori layer yang terpisah. Hal ini diperlukan untuk material rendering (dengan AccuRender Revit) dan viewoverrides.
  3. Usahakan agar insertion point ada di titik 0,0,0 (ingat, anda bekerja dengan 3D).
Bukalah Revit anda. Buatlah file family baru. Gunakan template metric furniture.rft. Anda akan melihat pada drawing area anda dua garis putus-putus saling berpotongan.
Sekarang kita akan mengimport file DWG dengan mengakses menu file>import/link>cad formats. Sama seperti tutorial detail component, gunakan pengaturan auto-detect untuk units, dan origin-to-origin untuk positioning. Klik open. Model anda sudah jadi, terletak ditengah-tengah pada titik 0,0 origin. Jika anda ingin merendernya di AutoCAD, cukup sampai di sini.
Jika anda ingin melangkah lebih jauh untuk mengatur materialnya untuk di render di Max atau Revit sendiri, lanjutkan ke bagian ini.

Tekan VG untuk membuka view override. Klik TAB imported categories, dan klik object styles di bagian kiri bawah dialog.

Object styles digunakan untuk mengatur bagaimana object ditampilkan. Berbeda dengan AutoCAD dan aplikasi BIM lain, Revit tidak menggunakan layer. Perhatikan bahwa anda dapat mengatur bagaimana setiap layer ditampilkan. Warna layer, line weight, line pattern, dan material. Klik material di sebelah kaca, klik … pada kategori material tersebut. Gantilah material menjadi glass. Klik OK sampai semua dialog tertutup.

Tidak sulit bukan?

About Edwin Prakoso

Application engineer yang menangani berbagai software CAD. Tersertifikasi sebagai Revit Architecture 2010 certified professional dan CATIA part design specialist.
Juga aktif di komunitas CAD internasional, seperti menjadi AutoCAD expert of the week di AutoCAD Exchange, menulis di Augi World dan juga di blog berbahasa Inggris CAD Notes.
Bagi teman-teman yang suka ngeblog, juga bisa mengunjungi blognya di Tentang Ngeblog.

Iklan

Diskusi

Diskusi