Revit Architecture 2009: Semua Orang Bisa Photorealistic Rendering!

Ditulis Oleh : Edo pada 4 Apr 2008

Revit

Revit 2009 Rendering

Ini mungkin fitur yang paling ditunggu-tunggu pengguna Revit: MentalRay rendering engine! Siapa tidak kenal MentalRay? 3Ds Max menggunakannya. Rasanya tidak ada yang meragukan MentalRay rendering. Menurut saya pribadi, bahkan VRay tidak bisa menyaingi MentalRay. Kelebihan VRay mungkin pada rendering setup yang cepat. Tapi hasil rendering? MentalRay masih lebih baik. Pada awal saya melihat MentalRay rendering di Revit, sempat terbersit rasa kecewa. Menurut saya, ini mah main-main. Terlalu sederhana! Bahkan dibandingkan MentalRay rendering di AutoCAD, masih terlalu simpel. Tapi rasanya saya salah. MentalRay di Revit ternyata tetap powerful, tapi penggunaannya sangat simpel. Rasanya, cukup pantas disebut MentalRay untuk arsitek. Tidak perlu ribet mengatur lighting, atau material seperti di Max. Semua predefined untuk arsitektur! Rasanya saya berani bilang, dengan Revit Architecture 2009, semua arsitek bisa membuat photorealistic rendering!

Material Setup

Material setup di Revit sangat mudah. Mungkin banyak orang merasa tidak perlu lagi membuat material sendiri. Banyak sekali template material yang bisa digunakan! Gak perlu pusing mikir skala pattern dan bump!

Lighting Setup

Lighting di Revit juga mudah. Semua komponen lighting akan memberikan efek cahaya seperti sesungguhnya. Terutama jika menggunakan photometric lights (IES) yang ‘physically correct’. Meski demikian, bisa ada pros dan cons tentang ini. Pro-nya tentu saja setup pencahayaan yang realistik menjadi sangat simpel. Con-nya, kita harus meletakkan artificial light seperti sesungguhnya. Jika butuh 100 lampu, tentu waktu render menjadi sangat lama.Di program lain, hal ini dapat diakali dengan point atau omni light. Dan lampu cukup diberi efek ’self illumination’. Di Revit bukannya tidak bisa, tapi anda harus membuat family berupa area light atau point light khusus untuk ini. Butuh kemampuan untuk membuat family sendiri di sini.

Rendering Setup

Rendering setup sangat simpel. Cukup memilih kualitas rendering (draft, low, best, etc) yang sudah pre-defined. Bagi yang sudah mahir, dapat mengutak-atik sendiri, tentu.

Lighting scheme juga cukup simpel. Anda cukup memilih interior atau exterior, dan apakah lighting dari matahari atau artificial light.

Yang menarik bagi saya, di sini tersedia juga post-rendering process. Sesudah image jadi, jangan khawatir kalau hasilnya terlalu gelap atau warnanya kurang bagus. Anda dapat mengubah exposure, saturation, dll. Sangat membantu!

Bagi yang sudah menggunakan Revit sebelumnya, ada beberapa hal yang mungkin anda rasakan menghilang. Ya, ada tidak dapat memberikan background image, ground plane seperti saat Revit masih menggunakan AccuRender. Beberapa option untuk environment hilang. Anda dapat lihat sendiri bahwa pilihan untuk environment menjadi sangat sedikit. Dan meski tidak banyak yg menggunakannya, anda sekarang juga tidak dapat lagi membuat panoramic view dari Revit.

Meski demikian, secara keseluruhan, saya menyukai render engine yang baru ini. Image di atas adalah hasil render high quality, tanpa pre-rendering setup. Cukup klik render, dan hasilnya tidak jelek. Saya memang melakukan sedikit post-rendering setup agar tampak lebih ‘warm’, tapi semua dilakukan di Revit saja. Semua orang bisa membuat photorealistic rendering! Just a button click away!

Tags: ,

Anda menyukai tulisan ini? Terima update melalui RSS feed kami!

Tulisan Terkait:

  1. Merender model (Revit 2009 tutorial)
    Model 3D sering dikaitkan dengan rendering, terutama di dunia arsitektur. Bagi anda yang sudah mahir membuat desain, dan memodelkannya, rendering sering jadi masalah pelik....
  2. Berapa Lamakah Butuh Waktu untuk Rendering?
    Ini mungkin sering jadi pertanyaan bagi yang sering mengerjakan project realistic rendering. Mungkin berkembang juga ke pertanyaan apakah merender dengan 3Ds Max lebih cepat? Dibandingkan...
  3. AutoCAD dan Photorealistic Rendering
    Percayakah anda, bahwa image ini adalah hasil rendering dengan menggunakan AutoCAD? Dan juga image ini? AutoCAD mungkin program terakhir yang dipikirkan orang untuk membuat 'photorealistic...

Tulisan Acak:

  1. Mendesign CAM di Inventor Professional
  2. Menyelesaikan dinding Eksterior dan Interior
  3. Fungsi Matematik

17 komentar untuk tulisan ini

  1. Kamal Komaludin berkomentar:

    Bagus banget bung Edo!! revit ini (software BIM)memang sangat berguna dan ditunggu para arsitek masa depan, selain kerjanya simpel kita juga bisa mengontrol semua disiplin yang terlibat dalam project.

  2. sin khie berkomentar:

    mas, apakah direvit bisa juga untuk menghitung RAB, seperti di Archicad? dimanakah saya bisa belajar revit lebih jauh ( kursus)?trims

  3. Edo berkomentar:

    To Sin Khie:
    Tentu, sebagai software BIM, Revit bisa menghitung RAB… sampai ke material take off. Untuk tempat kursus, saya akan kontak japri saja lewat MP-nya ya… biar gak jadi iklan :D

  4. Rikhard berkomentar:

    Mental ray pada revit 2009 cukup bagus, tapi kurang live, maksud saya texture kurang terang dibanding lightwork di archicad..saya coba accurender nxt versi alpha pada revit 2009, hasilnya cukup bagus..mudah2an accurender nxt versi beta udah bisa dikembangkan, so Revit bisa punya ragam pilihan saat render..Oh ya, untuk revit engine udah bagus and intuitif..khusus untuk spline pada revit, kenapa kok splinenya ngga bisa nutup and smooth dalam sekali gambar..

  5. Edo berkomentar:

    Terus terang saya belum pernah lihat bagaimana hasil rendering lightwork di ArchiCAD. Terang-gelapnya texture (brightness) di Revit Architecture masih bisa diatur di material properties, mungkin itu yang dimaksud. Atau kalau ingin mengatur brightness/contrast/exposure dan post rendering process lain, di Revit 2009 dimungkinkan.
    Rendering Revit memang lebih ditujukan untuk Arsitek, yang mungkin tidak ingin repot mengatur tetek-bengek setup rendering. Dibuat sesimpel mungkin.
    Untuk rendering yang lebih jauh, Revit 2009 sekarang mensupport export ke FBX untuk digunakan di 3Ds Max atau 3Ds Max Design. Jadi lebih sempurna untuk mengeksport data material, lighting, dan berbagai environment rendering lain. Saya sendiri belum coba karena bukan pengguna 3Ds Max.
    Spline? Sepertinya itu memang masih kelemahan Revit. Sewaktu saya coba untuk membuatnya tertutup menggunakan acuan titik lain, Revit justru memberikan error. Kalau boleh saya tahu, untuk digunakan apa Spline di sana?

  6. gutz berkomentar:

    halo bung Edo mo nanya neh klo Revit 2009 bisa utk Linux ga yah? thnx

  7. Edo berkomentar:

    Revit cuma bisa jalan di Windows. Dan rasanya Autodesk gak akan mengeluarkan software untuk Linux.

  8. hadi berkomentar:

    halo mas edo…saya lgi dalam proses mencari software yang pas bwt studi arsitektur saya,saya sudah coba berbagai macamcad(progecad,proCAD dll),archicad,klo boleh bsa di kirim kan tutorial yang simpel ga bwt coba belajar revit!trims…

  9. Edo berkomentar:

    to Hadi:
    Coba saja install Revitnya dulu. Pada instalasi harusnya sudah termasuk tutorial bagi basic. Kalau mau yang lebih lengkap, bisa download dari situs Autodesk: http://usa.autodesk.com/adsk/servlet/item?siteID=123112&id=11091739

  10. Wahyou berkomentar:

    Buagussss bgt mas….aku pingin bgt bisa belajar dari anda…..

  11. Dewo berkomentar:

    Salam kenal…….

  12. pemula berkomentar:

    mas edo, tolong kirim ke e-mail saya dong alamat untuk training revit. Saya juga mau belajar menghitung RAB dengan REVIT.
    thanx b 4

  13. suhardiman berkomentar:

    mas edo,tolong kirim ke e-mail saya dong tentang teman2 yang membahas tentang cad yang menggunakan program CESAR-I.

    terimakasih sebelumnya ya mas edo!!!!!I

  14. suhardiman berkomentar:

    maaf mas edo salah,maksud saya program CAESAR-II

  15. Edo berkomentar:

    Pak Suhardiman,
    Maaf saya sendiri belum pernah menggunakan program itu. Untuk selanjutnya, silahkan posting pertanyaan dan permintaan sejenis di Support Forum kami.

  16. sahrul berkomentar:

    Dear Pak Edo…saya lgi mencari software untuk studi arsitektur ,minta tolong di kirim kan tutorial yang simpel untuk belajar revit! matur sembah nuwun,,,,

  17. erwin berkomentar:

    salam kenal
    simpel mana Revit atau ArchiCAD?kl boleh tolong dikirimkan alamat tempat kursus Revit.
    thx

tinggalkan komentar

Daftarkan profil anda di gravatar agar foto anda tampil di sebelah komentar anda!

SolusiCAD
Autodesk Value Added Reseller
Tentang IT

Pengumuman

Tags



Polling

  • Kenapa Anda Memilih Software CAD yang Anda Gunakan Sekarang?

    View Results

    Loading ... Loading ...

Disclaimer

Anda dapat mempublikasikan sebagian atau seluruh bagian dari artikel yang ada di situs ini baik pada media cetak ataupun elektronik untuk tujuan NON KOMERSIAL, DENGAN MENCANTUMKAN ALAMAT WEBSITE INI SEBAGAI REFERENSI. Jika anda ingin menggunakannya untuk keperluan KOMERSIAL, harap hubungi kami.

DILARANG KERAS melakukan direct marketing pada komentar, buku tamu, ataupun forum. Jika anda berminat menggunakan situs ini sebagai sarana promosi, harap gunakan space iklan yang tersedia dengan menjadi sponsor kami.

RSS Feeds

Anda menyukai tulisan-tulisan di blog ini? Ikuti update tulisan blog ini, FREE, melalui RSS. Apa itu RSS?

Bergabunglah dengan 171 pembaca lainnya!

Atau ikuti update tulisan Tentang CAD via email!

Email anda:

CATATAN:
Aktifkan pendaftaran dengan mengklik link pada email konfirmasi yang anda terima.
Layanan feeds oleh: FeedBurner