10 Langkah Efektif Menggunakan AutoCAD
Ditulis Oleh : Edo pada 5 May 2008
Kebanyakan pengguna AutoCAD mempelajari AutoCAD secara otodidak atau dari buku. Atau mungkin diajarkan oleh senior atau temannya. Salah satu kelemahan dari metode ini, kebanyakan anda menjadi terpaku dengan metode yang diajarkan. Anda akan mengikuti cara yang sama dilakukan oleh buku atau teman anda. Yang sebetulnya belum tentu cara kerja yang optimal. Kadang-kadang, meski anda menggunakan AutoCAD terbaru, anda tetap menggunakannya seperti menggunakan AutoCAD R.14!
Alur kerja AutoCAD berubah seiring dikeluarkannya versi-versi baru. Pada artikel ini saya akan mencoba membahas fitur-fitur yang akan membuat kerja anda lebih efektif.
1. Gunakan Template
Apakah setiap kali membuat file baru, anda selalu mendefenisikan styles (text, dimension, etc), layer, linestyles, dan sebagainya? Jika ya, anda membuang waktu beberapa menit setiap membuat file baru. Anda dapat langsung memperoleh hal-hal itu jika menggunakan template. Atur template standar yang ingin anda load untuk QNEW, dan simpan file-file template anda pada folder tersendiri.
2. Gunakan Text Field
Jika anda memiliki banyak teks yang harus anda ubah berkali-kali, teks field akan sangat membantu. Misalnya setiap kali anda harus mengubah tanggal cetak, nama file, digambar, dan sebagainya. Hal ini dapat anda peroleh secara otomatis dengan text field. Dan anda bahkan dapat menyimpan variabel tertentu dalam template.
3. Gunakan Dynamic Blocks
Jujur saja, awalnya saya membenci dynamic blocks. Menurut saya sangat aneh kalau saya punya block dengan nama yang sama, namun bentuknya berbeda-beda. Misalkan saya punya library pintu, saya beri attribute ‘P1′ untuk keyplan. Namun dengan dynamic block membuat ‘kacau’ karena kodenya sama, namun ukurannya berbeda-beda. Menurut saya, dynamic block sangat mengganggu standard perusahaan dan membingungkan. Namun kemudian saya menemukan bahwa dynamic block dapat berguna. Gunakan dynamic block HANYA untuk keperluan visual, tidak untuk scheduling atau komponen standard. Misalkan seperti dinding bata yang saya buat di tutorial ini.
4. Gunakan Annotation Scaling
Annotation Scaling adalah salah satu fitur favorit saya di AutoCAD 2008. Buatlah annotative styles jika anda sering bekerja dengan beberapa skala sekaligus. Anda akan dapat menjaga teks dan anotasi anda tetap terbaca meski skalanya anda ubah-ubah.
5. Gunakan Layer States
Dalam bekerja dengan AutoCAD, kita sering harus mengubah status layer, entah sekedar on/off, lineweight yang berbeda, linestyles, dan sebagainya. Dengan menggunakan layer states dan layer properties per-viewport, banyak keuntungan yang dapat anda dapatkan. Anda bahkan dapat memiliki satu drawing yang ditampilkan secara berbeda-beda!
6. Gunakan Design Center
Design center bisa dikatakan explorernya AutoCAD. Anda dapat mengkopi block, styles, dan berbagai elemen lain dari satu file ke file lain. Design center juga memungkinkan anda membuat tool palletes dari semua block yang ada pada satu file.
7. Gunakan Block Attributes
Block attributes sebenarnya merupakan ‘tag’ atau kode dari suatu block. Seperti part number, id, dan sebagainya. Namun banyak yang tidak mengoptimalkannya. Dengan menggunakan block attributes, anda dapat menghitung jumlah objek secara otomatis, untuk bill of material/bill of quantity.
8. Gunakan Sheetset
Sheetset merupakan manajemen drawing yang sangat baik untuk diterapkan. Banyak fitur otomatis untuk manajemen drawing yang dapat anda terapkan, seperti title block, batchplot, dan sebagainya.
9. Gunakan External Reference
External reference atau XREF dapat mengatasi banyak hal. Gunakan XREF jika anda memiliki desain yang kompleks, dan pisah menjadi beberapa drawing. Lebih baik anda menggunakan XREF daripada block, jika menginginkan bentuk tipikal anda berubah secara otomatis. XREF memungkinkan beberapa desain diubah secara simultan, karena berupa file-file terpisah. Anda juga dapat bekerja dalam mm untuk desain detail, dan m atau km untuk siteplan. Jika anda menggunakan koordinat global, anda akan membutuhkannya… karena pada area yang luas bekerja dengan mm akan mengakibatkan masalah.
10. Bacalah New Features Workshop
AutoCAD versi baru tentu memiliki fitur baru. Merupakan hal yang bijak untuk menyisihkan sedikit waktu untuk melihat new features workshop. Siapa tahu ada fitur baru yang anda butuhkan.
Tags: Produktifitas AutoCAD
Tulisan Terkait:
- Menggunakan AutoCAD Custom Hatch
Saya mendapat pertanyaan seperti ini: saya udah download hatch pattern dengan extention PAT,untuk nambah koleksi hatch saya mas… tapi saya bingung untuk menggunakannya mas…. Pattern... - Command Line Calculator
Command line calculator dapat anda gunakan untuk mencari titik, jarak, sudut tertentu dengan menggunakan ekspresi matematik. Saat AutoCAD meminta input titik atau jarak, misalnya, anda... - 5 Langkah Mudah Mempersiapkan AutoCAD Plot
Mempersiapkan gambar AutoCAD untuk dicetak sering merupakan proses yang memusingkan bagi pemula. Dan seringkali bagi pengguna senior juga. Saya akan coba membahas cara yang biasa...





May 6th, 2008 at 8:43 am
Mas Edo saya punya tambahan. Ntu juga kalo boleh
. Mungkin fungsi design center bisa dialihkan ke TOOLPALETTES. Peletakan block lebih terstuktur jika dibandingkan design center. Maju terus. Tetep semangat Ya 
May 6th, 2008 at 8:55 am
Makasih buat masukannya Uda Af… Ini memang ‘top ten’ persenjataan produktifitas AutoCAD. Tool palletes ada di urutan ke-11
Saya lebih mengutamakan design center karena tidak hanya untuk block, tapi juga styles, layers, linestyles, dll.
May 9th, 2008 at 7:47 am
Kalau saya malah sering menggunakan “Xref”, sangat jarang menggunakan “Dynamic block” ataupun block. kenapa saya suka menggunakan xref, ada beberapa alasan saya mengunakan itu, pertama gambar saya sangat komplek (menurut ukuran/pendapat saya)yaitu gambar layout pabrik, yang mencakup gambar detail seluruh isi sebuah pabrik, dari segala macam/type mesin sampai jalur telepon, furnitur.
Kedua dengan kita menggunakan xref sistim gambar kita menjadi kecil memorinya, gambar layout pabrik cuma 800 kb, tetapi bila di jadikan konvensional bisa lebih dari 10 Mb, hal ini akan memperlama proses zomm.ketiga ketika kita melakukan edit lebih mudah dan praktis, bisa anda bayangkan kalau saya masih model konvensional, bila edit 100 komputer itu berarti harus 100 kali edit, ini adalah pekerjaan yang sangat membosankan, tapi dengan teknik xref, kita cukup membuka gambar utama dan langsung di edit, maka seketika itu pula gambar yang ada di layout pabrik seluruh gbr tsb akan meng update secara otomatis, sangat menyenangkan.
Dan terakhir gambar saya sudah menggunakan programisasi dengan lisp.
May 9th, 2008 at 8:07 am
Block dan XREF punya fungsi masing2. Pendeknya kira2 begini… block itu library. Jadi untuk objek yang standard dan dipakai berulang2… block lebih praktis. XREF itu overlay. Kalau waktu jaman menggambar manual dulu, kita membuat gambar di beberapa kertas transparan… lalu kita tumpuk jadi satu. XREF digunakan untuk gambar yang ditampilkan beberapa kali pada desain spesifik.
May 12th, 2008 at 12:52 pm
Ada release baru, ada fitur baru, terkadang males juga untuk merubah kebiasaan. Jadinya kalu keluar yang baru males juga liat-liat new features nya.
makasih tipsnya mas
May 28th, 2008 at 12:51 pm
buat mas Edo ada ngga fasilitas browse xref diautocad 2008 klo ada gimana caranya, karean saya udah mencari sampe pusing nih mas.thank atas bantuanya
May 29th, 2008 at 7:21 am
XREF sekarang dapat dibrowse dengan tool pallete. Ketik saja XREF [enter], maka tool pallete XREF akan muncul.
July 28th, 2008 at 6:35 pm
saya sangat awam tentang autocad,oleh karena itu saya sangat berminat untuk mempelajarinya!bisa tampilkan code-codenya….?please ya….!!!
September 11th, 2008 at 5:42 pm
Salam kenal, mas-mas yg baik sekalian, gimana sih cara mengahapus / remove block??
tks
October 22nd, 2008 at 1:53 pm
Mas Edo Thanks yaa
Banyak yang nggak tahu euy..
November 7th, 2008 at 6:27 pm
mohon tutorial rendering ala autocad tp hasilnya seperti vray…
makasih selama ini anda telah membantu saya dalam proses belajar autoCAD… teeeeerrrriiiiiimmmmaaaa kasihhhhhhhh