If
Kondisi untuk mengevaluasi suatu objek biasanya menggunakan fungsi “if”, ada beberapa trik untuk mengadopsi fungsi “if”, umumnya seorang programmer menggunakan fungsi if , untuk tujuan tertentu dan memastikan bahwa object yang sedang digarapnya benar-benar sesuai dengan yang dicari, dengan penambahan beberapa fungsi lain.
If dengan and
Membuktikan bahwa variabel pt1 dan pt2 adalah ada, maka perintah pembuatan garis segera dilanjutkan, dan apabila tidak mengandung pt1 dan pt2, maka perintah pesan error akan segera muncul.

Keterangan Gambar: Jika variabel pt1 dan pt2 masih eksis
If dengan not
Not ditambahkan ke fungsi ini, adalah untuk membuktikan bahwa variabel yang dicari , benar bukan seperti yang diinginkan.

Keterangan Gambar: Not ketika di gunakan bersama if
If dengan or
Membuat pilihan untuk dimasukan kedalam fungsi if, yaitu dengan menambahkan fungsi or, jadi jika salah satu pilihan tidak sesuai dengan yang diinginkan , ada salah satu pilihan lagi yang di ajukan sebagai syarat.

Keterangan Gambar: Jika data ada dua yang kriterianya sesuai yang di inginkan

Keterangan Gambar: Fungsi initget berfungsi sebagai filter

Keterangan Gambar: Contoh lain penggunaan or
If dengan alert
Pesan error ataupun pesan lainnya , bisa berupa peringatan ataupun bahwa pilihannya adalah yang benar-benar dicari, fungsi alert adalah salah satu fungsi yang berperan cukup reprenstatif.

Keterangan Gambar: Alert digabung dengan fungsi if

Keterangan Gambar: Penggabungan fungsi alert menggunakan fungsi strcat.
If dengan cond
Kondisi ketika data yng dimasukkan adalah benar semua, tetapi fungsi harus menyeleksi atau memilah-milah data tersebut, hanya fungsi cond yang pantas digunakan untuk hal ini

Keterangan Gambar: Salah satu bentuk penggunaan cond.
If dengan equal
Salah satu fungsi yang berguna untuk membuktikan, bahwa data yang di masukkan adalah sesuai dengan ketentuan, gunakanlah fungsi equal.

Keterangan Gambar: Fungsi equal berfungsi mendeteksi bila variabel opt hasilnya “Y”.
If dengan getvar
Jika data yang dimasukan sesuai dengan fungsi lain, fungsi lain bisa berupa seting variabel, data ini diambil atau didapat dari fungsi getvar.

Keterangan Gambar: Jika variabel ds hasilnya lebih kecil atau sama dengan 1, maka fungsi variabel h1 akan menanyakan lagi

Keterangan Gambar: Ketika seting orthomode bernilai 0 , fungsi if akan langsung bekerja dan di set ke nilai 1, tetapi bila orthomode tidak sama dengan 0, otomatis orthomode di set ke nilai 0.
If dengan if
Ketika fungsi if masih diperlukan, untuk mendeteksi variabel pada proses kelanjutannya.

Keterangan Gambar: Penggunaan if di dalam if masih memungkinkan, tergantung kebutuham dari programernya.

Keterangan Gambar: Secara beruntun pemakain if masih memungkinan, seperti yang di tampilkan gambar di atas.
If dengan member
Member hanya akan mendeteksi sekumpulan daftar, ketika variabel sebagai indikatornya terdapat kesamaan dengan daftar.

Keterangan Gambar: Member berguna apabila terdapat data dalam sebuah list lebih dari satu, sehingga dengan fungsi member akan disaring deretan anggota yang sesuai dengan data input.

Keterangan Gambar: Anggota yang diambil adalah yang sama dengan input data, terus menuju kesebelah kanannya.
If dengan progn
Program diperlukan untuk melanjutkan proses yang panjang, karena fungsi if hanya akan memproses satu fungsi saja.

Keterangan Gambar: Jika if tidak menggunakan progn, program tersebut akan timbul error, karena if hanya melanjutkan proses berikutnya satu langkah saja.
If dengan setvar
Jika fungsi getvar tidak sama dengan nilai 0, maka fungsi setvar langsung bekerja.

Keterangan Gambar: Seting variabel bila tidak sama dengan yang diinginkan, digunakan fungsi if untuk mendapat seting baru.
If dengan tblsearch

Keterangan Gambar: Tblsearch berfungsi untuk mendeteksi jenis style yang sedang dipakai, dari gambar tersebut di cari apakah jenis huruf yang bernama “Arial”, masih eksis tidak, jika masih fungsi setvar bekerja. Jika tidak terdapat, maka di lakukan loading jenis huruf tersebut.
If dengan textstyle
Fungsi ketidaksamaan akan bernilai betul atau bila variabel txs dan htx berlainan, maka loading huruf akan dimulai.

Keterangan Gambar: Kasus ini sama dengan gambar sebelumnya (if dengan tblsearch)
Cond
Cond adalah singkatan untuk condition, fungsi ini digunakan apabila mengevaluasi beberapa object atau daftar yang benar, tetapi hanya salah satu yang bisa diterima pada proses selanjutnya, untuk lebih detilnya lihat contoh.
Cond dengan getkword
Getkword akan berfungsi sebagai pembatas input masukan, dan mengulang bila tidak ada data yang masuk serta tidak sesuai, dengan bantuan fungsi initget

Keterangan Gambar: Gabungan fungsi antara cond dan getkword, serta pembatasan input dari fungsi initget, memudahkan bagi pengguna untuk memasukan data ke dalam program.
Cond dengan vl-string-search

Keterangan Gambar: Dengan bantuan fungsi vl-string-search, mendeteksi lokasi spasi.
Cond dengan alert
Bila variabel opt nilainya sama dengan nilai dalam fungsi cond, salah satu alert akan berfungsi

Keterangan Gambar: variabel opt di set ke 1

Keterangan Gambar: Variabel opt di set ke 2

Keterangan Gambar: Variabel opt di set ke T

Keterangan Gambar: Variabel opt di set ke nil

Keterangan Gambar: Variabel opt di set ke enter
Cond dengan getstring
Variabel opt memilih input dari fungsi princ, bila sama dengan yang ada di fungsi cond, salah satu fungsi alert akan bekerja.

Keterangan Gambar: Fungsi cond akan mendeteksi, masukan dari variabel opt dan fungsi alert akan memunculkan dialog box, jika fungsi cond sama
Diskusi