Dalam suatu desain arsitektur, seringkali anda harus mendesain project yang akan dikerjakan dalam beberapa tahap. Bisa rencana extension, atau mungkin anda harus melakukan desain untuk renovasi bangunan eksisting. Revit mendukung desain ‘multi-phase’. Anda dapat membuat desain anda dalam beberapa phase, memisahkan gambarnya, dan juga schedulenya.
Katakanlah sekarang anda punya desain existing. Cobalah pilih salah satu elemen bangunan, seperti dinding. Klik properties, dan lihat properti elemen tersebut.

Secara default, objek yang anda buat akan dibuat dengan status dibuat pada phase ‘new construction’. Jika anda memiliki bangunan existing, anda dapat menggantinya dengan ‘existing’. Perhatikan bahwa jika anda menggantinya menjadi existing, maka gambar elemen bangunan itu akan ditampilkan dengan warna abu-abu.
Sekarang coba ganti lagi elemen bangunan lain phase creatednya ‘existing’ dan phase demolished-nya ‘new construction’. Coba pula ganti phase creatednya ‘new construction’ dan phase demolished-nya ‘new construction’. Perhatikan bahwa perubahan phasing ini akan mempengaruhi bagaimana elemen anda ditampilkan.

Perhatikan pula gambar berikut. Dinding ini dibuat pada existing, sementara pintunya dibuat pada new construction. Revit secara otomatis memberikan garis putus-putus pada bagian dinding yang harus dihancurkan (demolish). Sangat membantu!

Anda dapat mendefenisikan object yang akan didemolish dengan cepat, yaitu dengan mengklik demolish
. Dengan mengklik tombol ini maka elemen bangunan akan didefenisikan didemolish pada phase sekarang, yaitu new construction. Jika anda ingin mendefenisikanya secara berbeda, anda harus mengaturnya pada element properties.
Secara default, Revit template menyediakan 2 phase. Yaitu existing dan new construction. Lalu bagaimana jika anda punya lebih dari 2 tahap konstruksi? Katakanlah tahap 1, tahap 2, dan tahap 3? Anda dapat melakukan kostumisasi melalui menu setting>phases… Anda dapat menambahkan beberapa phase lagi jika diperlukan.
Anda sudah lihat bagaimana elemen bangunan ditampilkan secara berbeda pada drawing. Anda dapat juga menampilkan jumlah (atau volume) elemen yang didemolish saja. Begitu pula jumlah elemen yang ditambahkan saja (exclude existing dan di demolish). Yang harus anda ingat adalah schedule juga view. Coba buat satu schedule, misalkan wall schedule. Buka view propertiesnya.

Perhatikan bahwa anda dapat melihat phase filter. Secara default, ditampilkan semua (show all). Jika anda ingin menampilkan hanya yang didemolish saja, sayangnya belum ada phase filter yang bisa langsung dipakai. Cobalah tutup dialog ini, dan buka kembali setting>phases…. Coba buka tab phase filters.
Anda dapat menambahkan satu filter seperti ‘demolish only’, dan mengatur agar hanya elemen yang didemolish yang ditampilkan.
![]()
Cobalah aplikasikan phase filter ini di schedule anda, dan lihat apa yang terjadi.
Diskusi