Tutorial Membuat Block Table

dyn-block-tab

Berikut adalah tutorial yang menggunakan parametric design pada block. Sebagai ilustrasi, kita akan membuat sebuah block sederhana berupa gambar kotak atau kolom seperti pada gambar.

dyn-block-tab

Dengan membuat block table kita dapat dengan mudah menentukan ukuran kolom hanya dengan mengklik pada grip berbentuk segitiga.

Mulailah dengan membuat sebuah rectangle atau kotak sembarang. Buatlah block dari rectangle tersebut. Beri nama ‘kolom’ untuk nama block.  (Cara membuat block bisa dilihat pada artikel-artikel sebelumnya misalnya “Mengenal Block” atau “Menggunakan dan Mengedit Block“)

Masuklah ke block editor. Buat attribute definition (ATTDEF) seperti berikut:

attdef

Tempatkan attribute disamping gambar kolom yang kita buat.

attdef2

Masih pada Block Editor, selanjutnya kita mulai memberikan contraint pada gambar kita. Untuk mempermudah, gunakan Auto Constraint pada panel Geometric.

auto-cons

Pilihlah gambar kolom.

Kemudian buatlah parameter pada Parameters Manager dengan nama ‘panjang’ dan ‘lebar’ masukan nilai 200 pada kolom expression. Kemudian berikan Dimensional Constraint pada gambar kita dengan d1= panjang dan d2=lebar. masukan 1 untuk jumlah grip pada setiap dimensi. (Bagaimana membuat parameter dan dimensional constraint dapat dilihat pada artikel ‘Dimension Constraint pada AutoCAD 2010‘)

Gambar kita akan tampak seperti berikut:

block-dim

param-man

Selanjutnya kita akan membuat block table.

Masih pada tab Block Editor, pada panel dimensional klik pada icon’ Block Table”, klik pada kanan atas gambar untuk penempatan grip table dan masukan 1 untuk jumlah grip, kemudian block properties tabel akan tampil. Klik pada tombol ‘Add properties which appear as columns in the table‘. Pilih nama UKURAN, pajang dan lebar.

addparam

Kemudian klik OK. Maka sekarang pada block properties table kita memiliki tiga kolom yaitu UKURAN, panjang dan lebar. Masukan input pada masing-masing kolom seperti pada gambar berikut:

block-prop-tab

Bila sudah selesai, klik OK maka block table kita telah selesai dibuat. Lakukan test pada block kita.

Klik pada ‘Test Block’ yang ada pada panel ‘Open/Save’. Bila sudah sesuai keinginan kita maka simpan lah block yang sudah kita buat, keluar dari Block Editor dan simpan file untuk kita gunakan block pada gambar lain.

dyn-block-tab

Seperti pada block lainnya, kita bisa menambahkan variasi misalnya dengan hatch seperti berikut:

blocktable

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

~igun~

Dimension Constraint pada AutoCAD 2010

dimensional.jpg

Mari kita lanjutkan melihat kemampuan parametric design pada AutoCAD 2010. Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai geometric constraint. Artikel kali ini akan membahas mengenai dimensional constraint. Pada prinsipnya dimension constraint mengontrol ukuran dan proporsional suatu desain, yaitu meliputi jarak antar objek, sudut antar objek dan mengontrol ukuran lingkaran atau Arc. Mari kita lihat ilustrasi pada gambar berikut dimana pada objek yang digambar telah diberikan constraint baik geometric maupun dimension constraint.

[Read more...]

Geometric Constraint pada AutoCAD 2010

constrainedavi

Mari kita lihat lagi fitur baru pada AutoCAD 2010 yaitu Geometric Constraint. Bagi praktisi pengguna Mechanical CAD tentunya tidak asing dengan hal ini, geometrical constraint merupakan bagian dari Parametric design. Makanya Edo sempat menulis ada “sedikit rasa Inventor” pada AutoCAD 2010. Coba saja bandingkan dengan constraint pada Inventor.

Geometric Constrant pada dasarnya menentukan hubungan antara dua objek, atau antara suatu obejek dengan sistem koordinat. Dengan memberikan aturan geometri pada objek maka kita dapat mempertahankan bentuk hubungan dari objek yang kita gambar. Mari kita lihat lagi ilustrasi sederhana pada artikel sebelumnya.

http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/03/constrainedavi.gif

Pada gambar diatas bisa kita lihat bahwa objek yang kita stretch pada ujungnya (grip edit) tetap mempertahankan bentuknya.

[Read more...]

Mesh Modeling

meshoption

Masih ingat tulisan “AutoCAD 2010: Sedikit Rasa Inventor, Sedikit Rasa 3ds Max” ? Salah satu fitur terbaru AutoCAD 2010 adadalah pada Mesh Modeling dimana kita bisa membuat free form design dari primitive object yang ada. Kita bisa atur kerapatan mesh pada objek yang akan kita buat melalui Mesh Primitive Option.

meshoption

Primitive mesh yang ada terdiri dari box, cone, cylinder, pyramid, sphere, wedge dan torus.

meshbox

Dengan bantuan gizmo kita bisa menggerakan setiap permukaan mesh atau ujung-ujungnya.

Untuk mempermudah gunakan visual style ‘conceptual’. Ubah variable VSEDGES menjadi 1

vsedges

Untuk melakukan editing pada mesh tidak diperlukan perintah khusus. Kita hanya melakukan stretch pada sub object, bisa pada face, edge, atau pada vertex nya. Yang perlu kita lakukan hanyalah menekan tombol  “Ctrl” pada keyboard, selanjutnya pilih sub object yang akan kita stretch. Saat sub object dipilih maka AutoCAD akan menampilkan gizmo sebai panduan untuk melakukan stretch.

Berikut contoh bagaimana melakukan stretch pada mesh modeling.

meshface

meshedges

Kita bisa lakukan smoothing pada mesh. Pilih smooth more pada panel mesh dan lihat perbedaannya.

meshsmooth

Dengan mesh modeling ini kita bisa lebih kreatif menuangkan ide 3D dalam AutoCAD

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

~igun~

AutoCAD Walk dan Fly

arah

Meskipun masih sangat sederhana, AutoCAD bisa membuat animasi walkthrough. Sebenarnya fasilitas ini lebih bersifat kepada navigasi 3D pada AutoCAD. Fitur ini sudah dikenalkan sejak AutoCAD 2007. Kita bisa melakukan navigasi 3D seolah kita berjalan (walk) atau terbang (fly) seperti kita bermain pada game first person shooter. Untuk melakukan navigasi kita menggunakan mouse dan tombol arah pada keyboard atau tombol A,S,D,W.

arah

[Read more...]