Latihan 3D: Membuat Pintu

profile

Di beberapa tutorial 3D yang lalu kita sudah mempelajari basic features dari 3D. Sekarang kita akan coba berlatih menggunakannya: membuat pintu. Kita akan menggunakan extrude, UCS, revolve, sweep, dan sebagai tambahan… DUCS dan presspull.

Buatlah dua profil tertutup seperti ini. Gunakan polyline, dan pastikan keduanya adalah polyline tertutup. Warna, lineweight, dan dimensi hanya sebagai panduan, tidak perlu dibuat juga.

profile

Sekarang putar view menjadi SW Isometric. Extrude rectangle dengan ukuran 800×50 setinggi 2150 mm.

Pastikan dynamic UCS aktif. Ada di drafting settings. Bagi anda yang menggunakan AutoCAD 2008 atau sebelumnya, masih berupa teks DUCS.

ducs

Coba aktifkan polyline. Geser pointer anda ke sisi vertikal pintu. Tunggu dan pastikan sampai tampak garis putus-putus. Itu berarti dynamic UCS telah mengenali bidang itu sebagai UCS yang baru.

pl2

Snap ke titik bawah daun pintu, dan buat profil seperti ini.

pl3

Aktifkan sweep. Pilih profil pertama sebagai objek yang akan di sweep. Dan pilih polyline yang baru saja anda buat untuk pathnya.

extrude n sweep

Sekarang kita akan menambahkan sedikit detail di pintu ini.

Klik front pada view cube. Anda akan sering menggunakan view control saat bekerja dengan 3D. Usahakan agar anda terbiasa. Buatlah profil seperti ini di bagian dalam pintu. Ingat, pastikan DUCS aktif sebelum anda mulai menggambar. Ukuran terserah anda.

pl4

Pastikan dynamic input aktif. Aktifkan extrude. Pilih rectangle itu, gerakkan pointer anda sampai extrusion tampak ke arah yang benar. Ketik 20. Dynamic Input memungkinkan kita mengisi nilai 20 saja, tanpa harus memikirkan nilainya + atau -. Tanpa dynamic input, kita harus mempertimbangkan arah sumbu Z waktu objek dibuat. Searah sumbu positif, nilainya positif. Berlawanan, negatif. Masih benci dengan dynamic input? :)

Subtract. Pilih panel pintu sebagai yang pertama, enter, lalu pilih hasil extrusion terakhir sebagai pemotong.

Buat lagi sebuah rectangle di dalamnya, extrude 20. Union daun pintu dan hasil extrusion terakhir.

union

Extrude, subtract, extrude, union. Kita akan sering menggunakannya saat menggambar dengan AutoCAD 3D. Ribet? Memang seperti itu caranya :)

Maaf untuk kali ini saya tidak membahas terlalu detail. Namun jika anda mengikuti tutorial ini berurutan, seharusnya bisa mengikutinya. Jangan lupa, bisa didiskusikan juga di komentar :)

Sekarang coba buat lagi profil seperti ini di atas hasil kerja kita sebelumnya.

p5

Kali ini langsung buat 2 buah rectangle. Aktifkan presspull. Pastikan area yang terpilih seperti berikut.

presspull

Gerakkan kembali pointer anda ke dalam pintu, ketik 20. Voila! Awalnya kita harus menggunakan extrude, subtract dan union… Kali ini cukup sekali presspull!

Sebagai tantangan, buatlah handle pintu untuk melengkapinya.

Hasil pintu kita akan menjadi seperti ini:

result

Bagaimana tutorial 3D ini sampai di sini?

Operasi Boolean dan Solid History

2dboolean

Kalau anda mengikuti tutorial sebelumnya, anda sudah mencoba extrude, sweep, dan revolve. Setiap hasil operasi 3D akan jadi objek terpisah. Karena itu kita menggabungkan cangkir dan gagangnya dengan union. Union akan menggabungkan dua objek 3D solid atau lebih menjadi satu objek saja. Operasi ini disebut dengan boolean operation.

[Read more...]

Menggunakan User Coordinate System

cup-final.jpg

cup-final

Anda sudah diperkenalkan konsep bahwa menggambar 3D di AutoCAD tetap terbatas pada sumbu X dan Y. Jika kita ingin menggambar kalau tidak sebidang dengan sumbu X dan sumbu Y, Kita harus mendefenisikan sendiri bidang kita dengan mengubah orientasi sumbu X dan Y. Ini dikenal dengan UCS atau User Coordinate System. Kita akan mengaplikasikannya pada latihan membuat cangkir.

[Read more...]

Mengenal 3D Modeling di AutoCAD 2009: Konsep dan Navigasi

ViewCube

viewcube

AutoCAD memiliki fitur 3D modeling. Meski hanya terbatas untuk visualisasi, tapi cukup baik. Dan memang seringkali hanya visualisasi yang dibutuhkan.

Mulai sekarang, saya akan mencoba membahas tutorial AutoCAD 3D. Tidak ada salahnya bagi yang sudah menguasainya mengikutinya juga, karena ada cukup banyak perbedaan dengan versi lama.

[Read more...]

Mengenal Text dan Text Style

zrtn-001n1a70331e-tn.jpg

Di bagian ini kita mulai mengenal anotasi. Anotasi adalah elemen pelengkap gambar selain geometri yang menunjukkan objek yang anda desain/gambar. Anotasi diberikan untuk memberikan penjelasan dan penegasan gambar anda. Mulai dari arsiran (hatch) yang digunakan untuk menjelaskan material, bagian yang terpotong, jenis objek dan sebagainya sampai ke text dan dimension. Anotasi bisa dikatakan salah satu elemen terpenting dalam desain. Anda dapat membuat satu rectangle. Tanpa anotasi, rectangle itu dapat berarti apa saja. Bahkan ukurannya juga anda tidak tahu, tidak ada penjelasan skala, apalagi ukuran. Jika anda memberikan text atau simbol yang menunjukkan itu objek apa, artinya akan jauh berbeda.

[Read more...]