AutoCAD WS Mobile: Bawa gambar DWG-mu kemana saja dengan iPhone!

AutoCAD_WS600x408.jpg

Jika anda sudah mengikuti tulisan di TentangCAD, anda mungkin sudah membaca mengenai project Butterfly. Sekarang project ini sudah hilang, keluar dari versi beta, dari kepompong jadi kupu-kupu yang cantik: AutoCAD WS and AutoCAD WS Mobile. Kalau anda rajin mengikuti berita seputar dunia CAD, mungkin anda sudah mendengar ramai yang membicarakannya sejak minggu lalu. Atau jika anda terlewat, atau bingung apa itu AutoCAD WS, anda mungkin akan ingin mencobanya sekarang.

AutoCAD WS adalah aplikasi desktop yang dapat anda gunakan di komputer, project asli dari Butterfly. Anda hanya butuh browser dan koneksi internet, maka anda dapat menggunakannya di mana saja. Aplikasi ini gratis, dan anda dapat menggunakan account yang pernah anda buat di project Butterfly atau membuat baru.

Saya tidak akan menulis lebih jauh mengenai aplikasi dektop ini lebih jauh di sini. Mungkin lain kali.

AutoCAD_WS (600x408)

AutoCAD WS Mobile

Versi mobile ini cukup mengejutkan saya. Saya tidak pernah berharap melihat service ini di mobile device. Di browser saja sudah keren, dan sekarang di mobile? Ini artinya kita dapat mengakses gambar kita di mana saja. Saya mulai berpikir bahwa ini adalah tujuan sesungguhnya dari Project Butterfly. 5 taun yang lalu, tidak banyak orang bisa mengakses internet lewat ponsel. Sekarang ponsel seharga 500rb saja sudah bisa membuka detik.com atau TentangCAD.com. Di dalam bus, kita bisa lihat orang membaca email, berita, dan update status dari ponsel. Jadi rasanya masuk akal kalau Autodesk ingin mendahului meloncat ke masa depan. Tidak masalah kalau hari ini masih sedikit yang menggunakan aplikasi online (yang beken dengan istilah cloud computing), suatu hari nanti, kita semua akan menggunakannya. Sudahkah anda mendengar bahwa beberapa states di Amerika beralih ke Google Docs?

Dengan AutoCAD WS dan AutoCAD WS Mobile, rekan anda dapat mengupload gambar dari AutoCAD menggunakan AutoCAD plugin, dan anda dapat mengaksesnya online. Keren bukan?

Bayangkan begini:

  1. Sekarang kita bisa membuang gulungan kertas besar yang tebal itu saat ke lapangan. Jika anda punya satu bundel setebal 500 lembar berukuran A1, anda tentu tahu apa yang saya maksud. Anda cukup membawa iPad dan bisa mengakses seluruh gambar! iPad saat ini memang mahal, tapi iPoud touch sepertinya cukup terjangkau. Mencetak kertas A1 dan blue printnya juga tidak murah bukan? Mungkin jika kelak juga terdapat Android apps, aplikasi ini jadi semakin terjangkau. Anda juga dapat membawa laptop dan mengaksesnya di lapangan. Ingat, kita tidak hanya bicara membuka gambar. Tapi ini adalah gambar yang sama yang akan dilihat seluruh tim, tidak ada lagi yang bisa ngeles salah melihat revisi lama.
  2. Anda dapat mengakses gambar ini di mana saja. Selama terhubung dengan internet, anda dapat mereview dan bahkan membuat perubahan gambar. Di luar, di dalam pesawat kita bisa memperoleh wireless connection, di lobby, di café, kapan saja! Memang saat ini koneksi internet tidak terlalu mudah ditemui. Tapi coba bandingkan dengan 5 tahun lalu.

Mungkin masih ada keuntungan lainnya, tapi saat ini hanya itu yang terpikir oleh saya. Mungkin ada bisa pikirkan keuntungan lainnya?

Sayangnya saat ini aplikasi ini aplikasi ini hanya tersedia untuk iOS. Artinya hanya iPod touch, iPhone, dan iPad. Bagaimanapun, Shaan Hurley menyebutkan di blognya bahwa Android dipertimbangkan untuk ke depannya. Saya sendiri cukup yakin akan hal ini karena saat ini Android sudah sangat populer.

Tampilan AutoCAD WS Mobile

Saya tidak punya gadget dengan iOS device, jadi ini adalah capture general yang saya dapat dari Autodesk. Berikut adalah pada iPad. Klik image untuk melihat gambar besarnya.

ipad03_editText (450x600)[10] ipad05_measure (450x600)[9] iPad04_grayscale (450x600)[9]
Kita dapat mengedit drawing, salah satunya elemen text. Ingin tahu jarak objek? Measure saja! Tampilan grayscale, preview utk di plot.

Dan ini bagaimana tampak di iPhone

iPhone04_drawingsManager (320x480) iPhone06_measureTool (320x480) iPhone03_moveTool (320x480)
Keren bukan? File manager dengan preview! Biar kecil, tapi di iPhone kita juga bisa mengukur jarak. Modify gambar? Tentu saja!

Kalau anda punya iPhone atau iPad, silahkan coba download aplikasinya di iTunes: www.itunes.com/app/autocad-ws. Jika anda menemui kesulitan, bisa lihat di tutorial berikut. Pada saat launching, tanggapan atas aplikasi ini cukup heboh. Setidaknya seperti yang dilaporkan di blog Between the Lines.

E-Book: AutoCAD Block Best Practices (versi Indonesia)

abbp_small

Bagi anda pengguna AutoCAD, tentu sudah melihat banyaknya fitur baru yang ditambahkan Autodesk ke setiap versi baru AutoCAD. Block, juga menjadi salah satu fitur yang paling banyak berkembang, menjadi cukup kompleks dan canggih.

Pembahasan E-book ini

E-book ini, dapat digunakan pengguna AutoCAD pemula sampai tingkat mahir. Anda harus sudah bisa menggunakan fungsi dasar AutoCAD sebelum menggunakan e-book ini. Bagi pengguna tingkat lanjut, dapat memperoleh informasi baru dari pengembangan fitur block di AutoCAD. Anda dapat melihat apa yang bisa anda capai dari buku ini pada channel YouTube ini.

Buku ini akan mengajarkan anda:

  1. Membuat, memodifikasi, dan menggunakan block.
  2. Menambahkan informasi ke block anda.
  3. Menggunakan field dengan block.
  4. Mengekstrak data/informasi dari block anda.
  5. Membuat dan menggunakan annotative block
  6. Membuat dan menggunakan dynamic block
  7. Membuat dan menggunakan parametric block
  8. Mengelola block
  9. Contoh dan trik-trik block lainnya.

Pembayaran dan Pengiriman E-book

Bagi yang berminat, dapat mentransfer biaya e-book tersebut sebesar Rp. 50.000,- ke rekening berikut:

  1. Bank Central Asia, an Edwin Prakoso: 5035097799
  2. Bank Mandiri, an Edwin Prakoso: 0700005544502
  3. Paypal, klik di sini (US$ 6)

Setelah anda mentransfer, harap konfirmasikan transfer anda melalui email ke administrator @ tentangcad . com. Harap pastikan email anda dapat menerima attachment sampai 7 MB, karena e-book akan dikirim via email. Yahoo mail dan Gmail dapat menerima attachment sebesar itu, tapi banyak email perusahaan yang dibatasi ukurannya sangat kecil. E-book akan dikirim selambat-lambatnya hari kerja berikutnya.

Project Neon: Network Rendering Service

neon.png

Kalau anda pernah berkunjung ke forum TentangCAD, di bagian galery 3D, mungkin anda bisa lihat teman-teman di sana menyebutkan lamanya waktu rendering. Sering semalaman. Nah, bagi yang punya masalah serupa, mungkin berpikir untuk membeli hardware baru multi-core. Dual core serasa tidak lagi cukup. Quad-core mungkin mulai dilirik. Kalau ada 20 core.

Tidak perlu! Autodesk baru-baru ini meliris sebuah rendering service bernama project Neon.

neon

Project Neon adalah salah satu perkembangan cloud computing yang sedang heboh di dunia maya. Autodesk sendiri tidak terlalu baru dengan ‘layanan awan’ ini. Autodesk Butterfly dan Homestyler contohnya. Nah, project Neon ini memungkinkan kita mengupload file DWG (sayangnya saat ini baru untuk DWG) dan merendernya secara online. Berbeda dengan rendering manual dengan satu komputer saja, project Neon memungkinkan anda merender dengan beberapa komputer yang terhubung melalui jaringan internet sekaligus! Diharapkan untuk merender image yang biasanya berjam-jam, bisa dilakukan jauh lebih cepat. Dan kita tetap dapat menggunakan komputer kita untuk pekerjaan lain.

Untuk bisa menggunakan project Neon, anda harus memiliki login komunitas Autodesk. Kalau belum punya, jangan khawatir, bisa register secara free.

Yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan file DWG lengkap dengan material dan lightingnya, setidaknya satu camera view. Setelah itu bisa upload dan mulai merender. File DWG yang disupport adalah AutoCAD 2010 dan 2011. Jika anda punya custom material yang harus menyertakan image untuk material tersebut, bisa disimpan sebagai paket e-transmit dan diupload dalam format zip. Lebih detail bisa baca di help online-nya.

Berdasarkan diskusi yang muncul, ini adalah teknologi preview. Jika sukses, bukan tidak mungkin akan mensupport Revit, 3ds Max, Inventor, dsb. Mungkin malah ada plugin yang memungkinkan langsung mengupload dari aplikasi seperti Green Building Studio. Saat ini masih free, tidak jelas apa nantinya akan dipungut bayaran atau terbatas untuk pemilik account subscription saja.

Jadi tunggu apa lagi? Coba sekarang juga! Klik di sini untuk mengakses project Neon.

Autodesk Homestyler: Design your interiors online… for Free!

Homestyler_export_to_Revit_result.png

Akhir-akhir ini kita lihat semakin banyak aplikasi berbasis web diluncurkan. Beberapa diantaranya gratis (dengan limitasi ataupun memang gratis) dan beberapa lainnya merupakan service premium yang berbayar. Saya lihat beberapa aplikasi Autodesk sekarang juga berupa web based. Rasanya cukup mengesankan kita bisa membuat gambar CAD 2D ataupun 3D dengan aplikasi berbasis web!

Saya menguji Homestyler, dan cukup terkesan dengan kemampuannya. Juga banyaknya library produk-produk interior yang tersedia di sana. Dan semua produk tersebut memang ada di pasaran. Mungkin memang tujuannya seperti itu. Pihak manufaktur dapat beriklan di sana, dan pengguna bisa mencoba melihat furniture atau perangkat elektronik di rumahnya sebelum betul-betul membeli.

Silahkan coba juga aplikasinya di sini:

Autodesk_Home_Styler

http://www.homestyler.com/

Aplikasi ini sekarang gratis. Interfacenya cukup sederhana dan mudah digunakan. Cukup membangun ruang dengan tools yang ada di tab build, lalu menambahkan elemen lain di tab-tab lainnya. Cukup drag and drop!

Autodesk_Homestyler_interface

Yang menarik, teman-teman yang punya blog atau website bisa mengembed desainnya di sana. Selama CMS-nya mensupport iframe, hal ini bisa dilakukan. Di bawah ini sampel dari galery di Homestyler.

Anda juga bisa men-share desain tersebut lewat social media, seperti facebook dan twitter.

Ada juga pilihan untuk mengeksport desain ke file jpeg, AutoCAD, atau Revit. Sayangnya hasil export ke Revit tidak sebagus hasil di Homestyler, terutama untuk librarynya. Sepertinya diganti dengan bentuk yang mendekati.

Homestyler_export_to_Revit_result

Bagaimanapun, yang suka gratisan akan suka dengan software ini. Kita semua suka gratisan kan? ;)

Aplikasi web based lain dari from Autodesk

Bagi yang belum tahu, sebetulnya Autodesk punya beberapa aplikasi web based.

Autodesk Project Butterfly

Kita sudah pernah bahas soal ini sebelumnya. Ini bisa dikatakan versi simpel AutoCAD yang gratis. Kita bisa menggambar dan memodifikasi gambar DWG, meskipun menurut saya yang paling mengesankan dari aplikasi ini adalah sebagai collaboration tool. Kita bisa membuka satu gambar bersama-sama dan melakukan drawing dan markup.

Autodesk_Butterfly

http://butterfly.autodesk.com/

Autodesk Green Building Studio

Saya tidak terlalu familiar dengan bidang ini. Aplikasi ini tidak sepenuhnya gratis. Tapi bagi yang punya subscription aktif (hanya untuk beberapa aplikasi) bisa mendapatkan username secara gratis.

Aplikasi ini digunakan untuk menganalisa energi untuk seluruh bangunan.

Autodesk_Green_Building_Studio

http://www.autodesk.com/greenbuildingstudio

Aplikasi Web Based Lainnya

Apakah anda tahu aplikasi web based lain, yang berkaitan dengan CAD? Silahkan share di sini. Tidak harus dari Autodesk, dan boleh yang gratisan atau yang berbayar. Rasanya menarik melihat perkembangan aplikasi berbasis web ini.

Mungkin anda juga sudah coba Google Docs yang memungkinkan kita membuat dokumen online. Tapi melihat aplikasi CAD yang berbasis web rasanya berbeda.

Mengenal Autodesk Certification

Certified_Professional_TC.png

Minggu lalu, saya berkesempatan untuk mengikuti ujian sertifikasi professional di Autodesk Singapura. Saya mengikuti sertifikasi untuk Revit Architecture 2010 (ya, memang sekarang sudah versi 2011, tapi untuk sertifikasi masih 2010 yang ada). Dari pesan yang disampaikan oleh pihak Autodesk, sepertinya mereka ingin mempopulerkan sertifikasi ini. Kalau bisa sebanyak mungkin user aplikasi Autodesk ikut sertifikasi.

Jadi meneruskan pesan untuk ‘encourage users to be certified’ saya ingin menyampaikan kepada teman-teman yang ingin diakui skill CAD-nya terkait sertifikasi ini. Mungkin kelak berminat ikutan, kalau sudah tersedia di Indonesia. Ya, sayangnya saat ini belum tersedia di sini. Namun melihat antusiasnya mereka menggalakkan sertifikasi, mungkin tidak lama lagi dapat diikuti di Indonesia.

Certificate of Completion vs Certificate of Recognition

Mungkin ada teman-teman yang bilang, saya punya kok sertifikat dari Autodesk, waktu ikut training di Autodesk training center. Betul, itu adalah certificate of completion. Yang menjelaskan bahwa yang bersangkutan sudah menyelesaikan training tersebut, dengan materi training dan instruktur profesional yang diakui Autodesk. Sementara sertifikat ini adalah Certificate of Recognition, merupakan ‘pengakuan’ atas skill individu dari Autodesk. Mungkin kalau diibaratkan, certificate of completion itu sudah selesai sekolah, tapi belum lulus UN ;)

Adapun sertifikat professional itu seperti ini. Ada nama, nama sertifikasi, dan no seri. No seri dan nama ini bisa di cross check di website Autodesk. Jadi jangan coba-coba memalsukan :) Bisa ketahuan!

Certified_Professional_TC

Level untuk Professional Certification

Ada dua level sertifikat ini: associate dan professional. Associate adalah basic, professional adalah level advanced. Harus lulus associate dulu baru bisa ikut yang professional. Bagi yang sudah lulus, berhak mencantumkan ‘gelar’ sertifikasi tersebut dan menggunakan logo ini:

certification logo

Logo dan sertifikasi ini bisa dicantumkan di kartu nama, email signature, CV, dan tempat lain yang dianggap perlu.

Dan bagi yang lulus, namanya juga akan tercantum di database Autodesk ini. Bagi perusahaan yang ingin mencari pegawai yang kemampuannya diakui Autodesk, dan untuk memeriksa apakah betul si pelamar ‘certified’ oleh Autodesk. Di halaman tersebut, carilah bagian ‘Autodesk Certified Professionals Search’

 certified_professional_search

Coba anda cari di negara Indonesia, untuk aplikasi tertentu. Anda bisa lihat nama orang yang lulus (kalau anda lulus, nama anda juga akan ada di sini). Untuk Indonesia, ada 2 orang yang certified associate sebagai AutoCAD 2010. 1 orang certified associate untuk Inventor 2010, dan 1 orang certified professional untuk Revit 2010 (yaitu saya ;). Saya belum coba cari yang lain, tapi kalau minat, silahkan coba search sendiri :)

registered_professional

Semoga secepatnya sertifikasi ini bisa diikuti di Indonesia. Bagi yang berkesempatan ke Singapura atau Malaysia, mungkin bisa usahakan luangkan waktu dan biaya untuk mengikutinya.

Ingat, sertifikasi ini diakui secara world wide, termasuk jika anda ingin melamar ke luar negeri!