Cara Menggambar Variable Pitch Wire Spring

hasil-akhir

Variable Pitch Wire Spring adalah pegas kawat dengan pitch (jarak kerenggangan) bervariasi.

hasil akhir

Untuk membuat model Spring di Pro Engineer sangatlah mudah, karena di ProE sudah tersedia fasilitas Helical Sweep

1. Membuat Variable Pitch Wire Spring menggunakan perintah Helical Sweep Insert> Helical Sweep> Protrusion>

2. Kemudian muncul dialog box, pada dialog box Attributes pilih, Variable , Thru Axis, Right Handed (untuk arah putaran helical kekanan). Done (done).

attributes

3. Pada dialog box Swp Profile, buat garis sumbu dan garis untuk trajectory seperti gambar (panjang 120, diameter 70), Done.

sweep profile

4. Pada dialog Box Pitch, masuk-kan nilai pitch untuk start trajectory 5 (5mm)

pitch

5. Pada dialog Box Pitch, masuk-kan nilai pitch untuk end trajectory 10 (10mm)

pitchend

6. Akan muncul tampilan seperti ini, kemudian click Done.

profileresult

7. Masuk ke dialog box Section, buat lingkaran dengan center point pada start trajectory, diameter 4, kemudian click Done

section

8. Pada dialog Box, click Preview, akan tampak gambar spring yang sudah jadi, kemudian click OK. Inilah hasil dari proses pembuatan model variable wire spring

preview

9. Kita juga bisa mengedit untuk menambahkan variable pitch di titik yang dikehendaki, dengan cara click kanan pada model tree, Edit Definition

edit def

10. Akan muncul dialog box, click Swp Profile, Define, Modify, Done. Akan masuk ke Sketch view seperti ini.

sketch view

11. Tambahkan titik di tempat yang dikehendaki pada garis trajectory menggunakan perintah Create Points. Kemudian Done.

create points

12. Masuk ke dialog box, click Pitch, Define, Add Points.

add points

13. Click point (titik) yang sudah dibuat, isi pitch value dengan angka 10 (10mm)

define pitch addpoint

14. Untuk merubah Value (angka) pitch, click Change Value, Click titik ujung pada trajectory, ubah value menjadi 5 (5mm).

addpitchvalue

15. Tampilan akan menjadi seperti ini, ujung bawah value nya 5, tengah value nya 10, ujung atas value nya 5, kemudian click Done, OK

hasil akhir

16. Ini hasil dari gambar variable pitch wire spring, di ujung dan pangkal 5mm dan ditengahnya 10mm.

Selamat Mencoba…..

—————

Profile Penulis:
Muhajir biasa di panggil Hajir…., Mulai mendalami CAD/CAM semenjak kuliah di Politeknik Manufaktur Bandung (PMS-ITB) jurusan Mechanical Drafting & Design, tahun 1993, awal mengenal CAD menggunakan Autocad release 10, yang tentunya jalan di DOS.
Awal karir tahun 1996 sebagai Mechanical designer di perusahaan Manufacturing, bekerja menggunakan software Autocad release 12, untuk membuat design Mold, Dies dan general mechanic.
Tahun 1998 pindah ke perusahaan Jepang dan mulai menggunakan software Pro Engineer (CAD, CAE), Unigraphic (CAD/CAM), Mastercam (CAM).
Dari tahun 2002 sampai sekarang Sebagai Workshop Department Head di perusahaan Pipa dan Fitting terbesar di Indonesia, mengunakan software Pro Engineer (CAD,CAE), Autocad (CAD), Mastercam (CAM) dan Unigraphic (CAD/CAM).

Sheet Metal di ProEngineer (bag 1)

sheet-metal.jpg

Salah satu kelebihan Pro Engineer di modeling sheet metal adalah kemampuannya untuk mengkalkulasi elastisiti pada sebuah model untuk dijadikan sebuah bentangan/blank.
Pada kesempatan ini saya ingin membahas sebuah model part sederhana yang seringkali ditemukan. Perhatikan gambar model dibawah ini :

sheet metal.jpg

Dibeberapa software MCAD middle range saya belum temukan yang mampu untuk membuat bentangannya. Berikut cara untuk membuat bentangan dari model diatas :
1. Klik icon berikut atau klik Insert > Bend Operation > unbend > Xsec Driven > Done

unbend.jpg

2. Pilih sisi yang tetap yang tidak akan dibentangkan fixed edge. Pilih Tangent Chain. Perhatikan gambar dibawah ini.

fixed edge.jpg

3. Lakukan hal yang sama pada Xsec Curve pada tempat yang sama seperti pemilihan fixed edge. Pilih Select Curve > Tangent Chain

select curve.jpg

4. Pilih sisi yang tidak akan dibentangkan

5. Untuk membuat bentangan pada sisi sebelahnya ikuti petuntuk No. 1 – 4

6. Kemudian klik icon berikut dan pilih permukaan yang tidak akan dibentangkan

create flat pattern.jpg

Berikut hasil dari modeling tersebut diatas.

flat pattern result.jpg

Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat.

Berikut contoh model yang sedikit rumit dan hasil bentangannya.

Membuat Bentuk Gelombang di ProEngineer

contour_sweep

Salah satu keunggulan Pro Engineer adalah kemampuan fungsi parameter yang bisa digunakan secara maksimal. Salah satunya adalah membuat bentuk gelombong pada sebuah model. Berikut cara pembuatannya :

  1. Buatlah sebuah sketch lingkaran dengan dia 75 mm
  2. Kemudian gunakan variable sweep dengan mengklik ikon sweep.jpg atau pilih pada menu bar insert > variable section sweep tools
  3. Pilih sketch awal yang kita buat kemudian klik ikon create or edit sweep section create edit sweep.jpg
  4. Pada menu bar klik tools > relations. Dan masukan persamaan seperti gambar dibawah ini
    relations.jpg
    Angka 7 melambangkan ketinggian awal sketch
    Angka 3 melambangkan turunnya gelombang
    Angka 360 melambangkan satu putaran
    Angka 4 melambangkan jumlah gelombang naik turun
  5. Klik ikon finish.jpg untuk mengakhiri perintah

Berikut hasilnya.

Sweep

sweep-menu.jpg

Ada 3 macam feature yang terdapat pada sweep yaitu

  1. Protrusion (Bentuk solid)
  2. Thin Protrusion (Bentuk solid dengan ketebalan tertentu)
  3. Surface

Pada kesempatan ini kita hanya membahas Sweep Protrusion. Bagaimana cara menggunakannya. Mari kita hamparkan satu persatu.

  1. Klik Sweep > Protrusion. Maka akan muncul 2 pilihan yaitu Sketch Traj atau Select Sketch. Pilih Sketch Traj (Trajectory). Maka kita akan di beri pilihan untuk menentukan bidang gambar (plane).
    Pilih Plane > datum Right > Okay.
    Pilih datum top dantop pada Menu. Lakukanlah beberapa kali percobaan dengan menentukan setup plane dan sketch view yang berbeda-beda. Catat perubahan yang terjadi.
    sweep menu.jpg
  2. Buatlah sketch sesuai dengan keinginan atau ikuti contoh dibawah ini.
    sweep sketch.jpg
  3. Klik icon finish icon.jpg. Maka plane akan berubah mengikuti contour trajectory yang telah kita buat tadi. Kemdian buatlah sebuah lingkaran berdiameter 20. Klik icon finish icon.jpg untuk mengakhiri perintah. Klik Preview untuk melihat hasil sementara atau OK untuk mengakhiri perintah.
    protrusion.jpg

Perhatikan hasil gambar dibawah ini.

sweep result.jpg

Mudah bukan :). Selamat mencoba. Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat. Udahan dulu nulisnya. Mata dah rada sepet besok mo kerja lagi. Sampai jumpa di tulisan selanjutnya.

Revolve

define-placement.jpg

Pada kesempatan ini akan kita bahas mengenai revolve. Cara pembuatan part dengan metoda ini hampir sama dengan software modeling 3D lainnya. Bagaimana cara penggunaannya Mari kita kupas satu persatu.

  1. Klik insert> revolve. Perhatikan bagian kiri bawah.klik Placement> Define.
  2. define placement.jpg

  3. Kemudian akan muncul menu placement. Bagaimana cara menggunakannya sudah kita bahas pada bab terdahulu.
  4. Buatlah garis centerline. Klik Sketch> Line> Centerline atau klik icon berikut.
  5. centerline tool.jpg

  6. Letakan centerline pada garis sumbu (datum). Buatlah sketch sesuai dengan bentuk part yang dinginkan. Pada kesempatan ini kita hanya menampilkan model sederhana. Perhatikan gambar dibawah ini.
  7. sketch.jpg

  8. Klik icon finish icon.jpg untuk mengakhiri perintah.Perhatikan gambar dibawah ini.
  9. revolve angle.jpg
    Atur property. Besar sudut dapat diatur sesuai dengan keinginan. Kita tinggal mengganti besarannya. Klik icon accept icon.jpg atau middle mouse button (MMB) untuk mengakhiri.

Perhatikan hasil part dibawah ini. Part dapat ditambahkan feature radius atau chamfer.

part result.jpg

Mudah bukan :). Selamat mencoba. Semoga yang sedikit ini bisa membuka pengetahuan baru buat rekan-rekan yang ingin memperdalaminya.