<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TentangCAD &#187; AutoCAD untuk Pemula</title>
	<atom:link href="http://tentangcad.com/tag/autocad-untuk-pemula/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tentangcad.com</link>
	<description>Catatan-catatan Tentang Computer Aided Design</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2010 00:55:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Free e-book: AutoCAD 2007 untuk Pemula + Referensi Cutting Plan</title>
		<link>http://tentangcad.com/2010/03/free-e-book-autocad-2007-untuk-pemula-referensi-cutting-plan/</link>
		<comments>http://tentangcad.com/2010/03/free-e-book-autocad-2007-untuk-pemula-referensi-cutting-plan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 03:59:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[AutoCAD]]></category>
		<category><![CDATA[AutoCAD untuk Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[e-book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangcad.com/2010/03/free-e-book-autocad-2007-untuk-pemula-referensi-cutting-plan/</guid>
		<description><![CDATA[
TentangCAD memperoleh sumbangan materi e-book AutoCAD 2007 untuk pemula. Bagi yang ingin belajar AutoCAD, dapat dijadikan awalan yang cukup bagus. Silahkan download di sini.
Bagi yang sering mendesain cutting plan untuk piping dan ducting, dapat juga mendownload buku referensi cutting plan. Cutting plan ini berisikan referensi bukaan benda. Silahkan download di sini.
Terima kasih buat Hagun yang sudah menyumbangkan materi tersebut.


Tulisan Terkait:Tips dan Tricks &#8216;Lynn Allen&#8217; untuk AutoCAD 2009&#8230;


<h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/04/tips-dan-tricks-lynn-allen-untuk-autocad-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Tricks &#8216;Lynn Allen&#8217; untuk AutoCAD 2009'>Tips dan Tricks &#8216;Lynn Allen&#8217; untuk AutoCAD 2009</a> <br><small>Bagi yang tidak kenal Lynn Allen, dia adalah suhu/sensei/guru/master AutoCAD-nya Autodesk. Banyak buku yang sudah ditulisnya. Dan ini mungkin akan menarik bagi anda yang ingin mempelajari fitur baru AutoCAD. Meski dia masih memasukkan beberapa fitur AutoCAD 2008, lumayan untuk mengintip AutoCAD 2009. Silahkan download pdf-nya di sini. Tidak ada yang benar-benar baru di AutoCAD 2009? Ya, saya rasa selain interface, AutoCAD 2009 tidak sebaik 2007 dan 2008 fitur barunya. Memang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/10/perintah-intersect-untuk-solid-editing-pada-autocad/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perintah Intersect untuk Solid Editing pada AutoCAD'>Perintah Intersect untuk Solid Editing pada AutoCAD</a> <br><small>Beberapa hari yang lalu seorang teman pengguna AutoCAD bertanya mengenai solid editing pada AutoCAD. Objek yang sudah dibuat adalah berupa model 3D roda gigi, namun belum memiliki chamfer pada tepi gigi-gigi nya. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar berikut: Gambar sebelah kiri adalah objek AutoCAD yang sudah jadi, dan gambar sebelah kanan adalah gambar yang diharapkan. Pada gambar sebelah kanan tampak adanya Chamfer pada tepi gigi-giginya. Dalam proses produksi,&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2010/02/program-vba-untuk-autocad/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Program VBA Untuk Autocad'>Program VBA Untuk Autocad</a> <br><small>Sebenarnya saya agak kurang pas membuat tulisan ini, karena masih minimnya ilmu saya di program VBA, masih banyak kekurangan dan kalau ada pertanyaan dari member, banyak yang kurang paham. Tapi saya bukan sok ingin menonjolkan diri dengan ke tidak mampuan saya ini, saya hanya ingin berbagi ilmu yang saya miliki dengan segala keterbatasannya, barangkali bisa di petik manfaatnya oleh yang membutuhkan. Saya yakin di negeri kita ini, banyak yang bisa&hellip;...</small><br></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="display: inline; border: 0px;" title="my daily" src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2010/03/mydaily.jpg" border="0" alt="my daily" width="240" height="179" /></p>
<p>TentangCAD memperoleh sumbangan materi e-book AutoCAD 2007 untuk pemula. Bagi yang ingin belajar AutoCAD, dapat dijadikan awalan yang cukup bagus. <a target="_blank" href="http://www.4shared.com/file/237258436/34e0e945/X-ref_Auto_CAD_2007-R2.html">Silahkan download di sini</a>.</p>
<p>Bagi yang sering mendesain cutting plan untuk piping dan ducting, dapat juga mendownload buku referensi cutting plan. Cutting plan ini berisikan referensi bukaan benda. <a target="_blank" href="http://www.4shared.com/file/237258402/18a07e9f/CutTing_PLan.html">Silahkan download di sini</a>.</p>
<p>Terima kasih buat Hagun yang sudah menyumbangkan materi tersebut.</p>
<img src="http://tentangcad.com/?ak_action=api_record_view&id=3172&type=feed" alt="" />

<p><h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/04/tips-dan-tricks-lynn-allen-untuk-autocad-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Tricks &#8216;Lynn Allen&#8217; untuk AutoCAD 2009'>Tips dan Tricks &#8216;Lynn Allen&#8217; untuk AutoCAD 2009</a> <br><small>Bagi yang tidak kenal Lynn Allen, dia adalah suhu/sensei/guru/master AutoCAD-nya Autodesk. Banyak buku yang sudah ditulisnya. Dan ini mungkin akan menarik bagi anda yang ingin mempelajari fitur baru AutoCAD. Meski dia masih memasukkan beberapa fitur AutoCAD 2008, lumayan untuk mengintip AutoCAD 2009. Silahkan download pdf-nya di sini. Tidak ada yang benar-benar baru di AutoCAD 2009? Ya, saya rasa selain interface, AutoCAD 2009 tidak sebaik 2007 dan 2008 fitur barunya. Memang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/10/perintah-intersect-untuk-solid-editing-pada-autocad/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perintah Intersect untuk Solid Editing pada AutoCAD'>Perintah Intersect untuk Solid Editing pada AutoCAD</a> <br><small>Beberapa hari yang lalu seorang teman pengguna AutoCAD bertanya mengenai solid editing pada AutoCAD. Objek yang sudah dibuat adalah berupa model 3D roda gigi, namun belum memiliki chamfer pada tepi gigi-gigi nya. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar berikut: Gambar sebelah kiri adalah objek AutoCAD yang sudah jadi, dan gambar sebelah kanan adalah gambar yang diharapkan. Pada gambar sebelah kanan tampak adanya Chamfer pada tepi gigi-giginya. Dalam proses produksi,&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2010/02/program-vba-untuk-autocad/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Program VBA Untuk Autocad'>Program VBA Untuk Autocad</a> <br><small>Sebenarnya saya agak kurang pas membuat tulisan ini, karena masih minimnya ilmu saya di program VBA, masih banyak kekurangan dan kalau ada pertanyaan dari member, banyak yang kurang paham. Tapi saya bukan sok ingin menonjolkan diri dengan ke tidak mampuan saya ini, saya hanya ingin berbagi ilmu yang saya miliki dengan segala keterbatasannya, barangkali bisa di petik manfaatnya oleh yang membutuhkan. Saya yakin di negeri kita ini, banyak yang bisa&hellip;...</small><br></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangcad.com/2010/03/free-e-book-autocad-2007-untuk-pemula-referensi-cutting-plan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghitung Luas dengan Add/Subtract Area</title>
		<link>http://tentangcad.com/2009/11/menghitung-luas-dengan-addsubtract-area/</link>
		<comments>http://tentangcad.com/2009/11/menghitung-luas-dengan-addsubtract-area/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 04:17:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>igun</dc:creator>
				<category><![CDATA[AutoCAD untuk Pemula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangcad.com/?p=2911</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mengitung luas pada AutooCAD kita dapat menggunakan perintah AREA. Misalnya pada gambar berikut yang terdiri dari RECTANGLE dan CIRCLE, saya akan mengukur luas area yang berwarna hijaunya saja.

Gunakan perintah AREA pada command line atau klik pada icon

Command:  AREA
Specify first corner point or [Object/Add area/Subtract area] &#60;Object&#62;: A &#60;enter&#62;
Specify first corner point or [Object/Subtract area]: O &#60;enter&#62;
(ADD mode) Select objects: &#60;pilik kotak&#62;
Area = 60000.0000,&#8230;


<h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/10/mengenal-modify-tools/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Modify Tools'>Mengenal Modify Tools</a> <br><small>Di bagian yang lalu, saya mencoba menunjukkan bagaimana pentingnya menggunakan file template. Meski banyak trik yang mungkin belum familiar bagi pemula, saya rasa sekarang anda mulai memahami pentingnya penggunaan template. Template dapat sangat mempermudah setup awal, dan dapat menjaga standard. Meski drafter baru, jika ia ditunjukkan styles dan reusable contents yang dapat ia pakai, ia dapat langsung mulai bekerja. Selain itu, tujuan saya menggunakan beberapa tools itu untuk sedikit refreshing.&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Block'>Mengenal Block</a> <br><small>Di bagian ini anda akan mengenal block. Block adalah &#8216;reusable content&#8217; atau objek yang dapat dipakai berulang-ulang. Mungkin lebih kita kenal sebagai library. Jika anda pernah menggambar manual, mungkin pernah menggunakan Letraset atau Rugos untuk gambar orang, pohon, dan sebagainya. Block punya konsep yang sama. Hanya saja, selain library standard, anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Satu kelebihan block, jika anda mengubah defenisi block, maka semua block dengan nama yang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/09/latihan-drawing-tool-pintu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Latihan Drawing Tool: Pintu'>Latihan Drawing Tool: Pintu</a> <br><small>Untuk merangkum beberapa teori dasar AutoCAD, kita akan mencoba berlatih sedikit menggunakan tool dasar. Ini hanya sekedar latihan. Bukan best practices. Berhubung kita memang belum membahas modify tools, kita belum akan menggunakannya. Silahkan anda coba juga dengan latihan-latihan anda sendiri untuk memantapkan penguasaan drawing tools ini. 1. Menggunakan rectangle. Aktifkan rectangle dari ribbon bar. Klik untuk titik pertama, dimana saja yang anda inginkan. Ketikkan 50,150 [enter] sebagai titik kedua. Jika&hellip;...</small><br></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mengitung luas pada AutooCAD kita dapat menggunakan perintah AREA. Misalnya pada gambar berikut yang terdiri dari RECTANGLE dan CIRCLE, saya akan mengukur luas area yang berwarna hijaunya saja.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2912" src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/11/area.JPG" alt="area" width="341" height="239" /><span id="more-2911"></span></p>
<p>Gunakan perintah AREA pada command line atau klik pada icon</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2913" src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/11/areaicon.JPG" alt="areaicon" width="71" height="42" /></p>
<blockquote><p>Command:  AREA<br />
Specify first corner point or [Object/Add area/Subtract area] &lt;Object&gt;: A &lt;enter&gt;<br />
Specify first corner point or [Object/Subtract area]: O &lt;enter&gt;<br />
(ADD mode) Select objects: &lt;pilik kotak&gt;<br />
Area = 60000.0000, Perimeter = 1000.0000<br />
Total area = 60000.0000<br />
(ADD mode) Select objects: &lt;enter&gt;<br />
Area = 60000.0000, Perimeter = 1000.0000<br />
Total area = 60000.0000<br />
Specify first corner point or [Object/Subtract area]:  S &lt;enter&gt;<br />
Specify first corner point or [Object/Add area]:  O &lt;enter&gt;<br />
(SUBTRACT mode) Select objects: &lt;pilih lingkaran&gt;<br />
Area = 7853.9816, Circumference = 314.1593<br />
Total area = 52146.0184<br />
(SUBTRACT mode) Select objects: &lt;enter&gt;<br />
Area = 7853.9816, Circumference = 314.1593<br />
Total area = 52146.0184<br />
Specify first corner point or [Object/Add area]: &lt;enter&gt;</p>
<p>Total area = 52146.0184</p></blockquote>
<p>Ada juga cara lain untuk mengetahuai luas area. Kita bisa langsung mengetahui luas area objek yang dipilih melalui object properties.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2914" src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/11/area-prop.JPG" alt="area-prop" width="352" height="151" /></p>
<p>Untuk kasus gambar di atas kita bisa gunakan bantuan arsir (HATCH) pada area yang ingin kita ketahui luasnya, kemudian pilih arsirannya dan lihat pada object properties. Berikut hasilnya:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2915" src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/11/area-hatch.JPG" alt="area-hatch" width="356" height="345" /></p>
<p>Hasilnya sama kan ?!</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<p>~<a target="_blank" href="http://igun.web.id" target="_blank">igun</a>~</p>
<img src="http://tentangcad.com/?ak_action=api_record_view&id=2911&type=feed" alt="" />

<p><h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/10/mengenal-modify-tools/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Modify Tools'>Mengenal Modify Tools</a> <br><small>Di bagian yang lalu, saya mencoba menunjukkan bagaimana pentingnya menggunakan file template. Meski banyak trik yang mungkin belum familiar bagi pemula, saya rasa sekarang anda mulai memahami pentingnya penggunaan template. Template dapat sangat mempermudah setup awal, dan dapat menjaga standard. Meski drafter baru, jika ia ditunjukkan styles dan reusable contents yang dapat ia pakai, ia dapat langsung mulai bekerja. Selain itu, tujuan saya menggunakan beberapa tools itu untuk sedikit refreshing.&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Block'>Mengenal Block</a> <br><small>Di bagian ini anda akan mengenal block. Block adalah &#8216;reusable content&#8217; atau objek yang dapat dipakai berulang-ulang. Mungkin lebih kita kenal sebagai library. Jika anda pernah menggambar manual, mungkin pernah menggunakan Letraset atau Rugos untuk gambar orang, pohon, dan sebagainya. Block punya konsep yang sama. Hanya saja, selain library standard, anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Satu kelebihan block, jika anda mengubah defenisi block, maka semua block dengan nama yang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/09/latihan-drawing-tool-pintu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Latihan Drawing Tool: Pintu'>Latihan Drawing Tool: Pintu</a> <br><small>Untuk merangkum beberapa teori dasar AutoCAD, kita akan mencoba berlatih sedikit menggunakan tool dasar. Ini hanya sekedar latihan. Bukan best practices. Berhubung kita memang belum membahas modify tools, kita belum akan menggunakannya. Silahkan anda coba juga dengan latihan-latihan anda sendiri untuk memantapkan penguasaan drawing tools ini. 1. Menggunakan rectangle. Aktifkan rectangle dari ribbon bar. Klik untuk titik pertama, dimana saja yang anda inginkan. Ketikkan 50,150 [enter] sebagai titik kedua. Jika&hellip;...</small><br></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangcad.com/2009/11/menghitung-luas-dengan-addsubtract-area/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Dimensi</title>
		<link>http://tentangcad.com/2009/01/menggunakan-dimensi/</link>
		<comments>http://tentangcad.com/2009/01/menggunakan-dimensi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 09:03:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[AutoCAD]]></category>
		<category><![CDATA[Anotasi]]></category>
		<category><![CDATA[AutoCAD untuk Pemula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangcad.com/2009/01/menggunakan-dimensi/</guid>
		<description><![CDATA[Dimensi merupakan elemen anotasi yang digunakan untuk menunjukkan ukuran panjang, besar sudut, radius/diameter dan sebagainya. Dimensi juga merupakan anotasi yang sangat penting dalam menggambar teknik. Meski anda menggambar dan mencetak dengan menggunakan skala, tidak masuk akal jika orang yang ingin mengetahui ukuran gambar anda harus mengukurnya setiap saat.
Dimension juga diatur dengan style. Pengaturannya lebih kompleks dari teks style, namun pada dasarnya sama saja.

Menggunakan Dimension
Berikut adalah dimension tools&#8230;


<h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2009/01/menggunakan-alternative-dimension/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Alternative Dimension'>Menggunakan Alternative Dimension</a> <br><small> Anda pernah membutuhkan untuk menampilkan dua unit yang berbeda pada dimensi anda? Misalkan pada contoh ini, model anda dibuat dalam mm. Namun anda perlu menampilkannya juga dalam feet dan inch. Atau mungkin anda diminta oleh owner yang gak suka melihat satuan mm, tapi lebih familiar dengan m. Caranya sangat sederhana. Anda dapat mengaktifkan display alternate units dari dialog dimension style. Sekedar refreshing, mengubah dimension style dapat dilakukan dengan mengklik menu&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2009/03/express-tool-dimension/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Express Tools: Dimension'>Menggunakan Express Tools: Dimension</a> <br><small> Kelompok express tools berikut yang dibahas adalah dimension. Leader Tools Anda sering menggunakan leader? Di AutoCAD 2008 sudah ada multileader yang lebih baik. Tapi jika anda sering menggunakan leader, mungkin akan berguna. Kalau menurut help file, express tool untuk leader di sini terutama ditujukan untuk file-file yang dibuat di AutoCAD R.13. Di masa itu, anda sudah dapat membuat leader. Tapi multiline text yang ada tidak berhubungan dengan leadernya. Anda memindahkan&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/12/aslikah-dimensi-digambarku/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aslikah dimensi digambarku?'>Aslikah dimensi digambarku?</a> <br><small>Sebagai seorang drafter, terkadang mendapat softcopy drawing dari orang lain untuk meneruskan gambar, merevisi, atau sekedar menambah gambar detail berikut dimensi-dimensinya. Suatu saat pada saat merevisi dan membuat gambar detail ternyata ada gambar yang membuat ruwet&#8230;. eh ternyata setelah dicari-cari ternyata drafter terdahulu memodifikasi dimensi, sehingga seolah-olah gambar terskala dengan benar&#8230;. membuat pusing kepala dan menghabiskan banyak waktu untuk mengeditnya. Coba saja sudah tahu dari sebelumnya, bisa kita complain ke&hellip;...</small><br></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dimensi merupakan elemen anotasi yang digunakan untuk menunjukkan ukuran panjang, besar sudut, radius/diameter dan sebagainya. Dimensi juga merupakan anotasi yang sangat penting dalam menggambar teknik. Meski anda menggambar dan mencetak dengan menggunakan skala, tidak masuk akal jika orang yang ingin mengetahui ukuran gambar anda harus mengukurnya setiap saat.</p>
<p>Dimension juga diatur dengan style. Pengaturannya lebih kompleks dari teks style, namun pada dasarnya sama saja.</p>
<p><span id="more-1758"></span></p>
<h3>Menggunakan Dimension</h3>
<p>Berikut adalah dimension tools yang ada pada toolbar dimension. Jika anda belum dapat melihatnya, klik dari menu AutoCAD <em>tools&gt;toolbars&gt;dimension</em>.</p>
<p><a href="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/01/dimension-toolbar.jpg"><img style="width: 500px; height: 21px;" src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/01/zrtn-002n398be4b8-tn.jpg" alt="" width="500" height="21" /></a></p>
<p>Meski banyak tools untuk dimension, tidak semuanya akan anda pakai. Beberapa lebih sering digunakan untuk industri tertentu saja. Dan pada dasarnya penggunaannya sama. Jika anda telah melengkapi gambar bangunan anda <a href="http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/" target="_blank">di review latihan sebelumnya</a>, dapat memberikan dimensi pada gambar anda. Jika tidak, anda dapat <a href="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/01/acad-basic.zip">mendownload file ini</a> dan mencobanya pada latihan ini.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/01/latihan.jpg" alt="latihan.jpg" width="327" height="252" /></p>
<p>Cobalah aktifkan linear dimension. Klik end point dari garis centerline paling kiri. Klik endpoint centerline berikutnya sebagai titik terakhir. Dan klik sekali lagi sebagai posisi dimana anda ingin meletakkan dimensi itu.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/01/dimension.gif" alt="dimension.gif" width="257" height="192" /></p>
<p>Saat ini dimensi anda mungkin ukurannya belum terlihat. Ukurannya masih terlalu kecil. Tidak perlu dipikirkan, kita akan ubah ukurannya kemudian.</p>
<p>Mudah saja bukan? Setiap jenis dimensi memiliki beberapa cara yang mungkin sedikit berbeda. Namun jika anda ingat <a href="http://tentangcad.com/2008/09/seri-tutorial-autocad-untuk-pemula-interface-dan-penggunaan-tool/" target="_blank">aturan penggunaan tool AutoCAD</a>, hal ini tidak akan sulit diikuti.</p>
<blockquote><p>Command: DIMLINEAR<br />
Specify first extension line origin or &lt;select object&gt;:<br />
Specify second extension line origin:<br />
Specify dimension line location or<br />
[Mtext/Text/Angle/Horizontal/Vertical/Rotated]:<br />
Dimension text = 5000<br />
Command:</p></blockquote>
<p>Sekarang aktifkan DIMCONTINUE <img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/01/dimcontinue.jpg" alt="dimcontinue.jpg" width="21" height="19" />. Perhatikan sekarang dimensi anda langsung diteruskan dari dimensi sebelumnya. Klik setiap titik endpoint dari centerline itu sampai selesai.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/01/dimcontinue.gif" alt="dimcontinue.gif" width="360" height="192" /></p>
<p>Sekarang anda telah memiliki beberapa dimensi. Sampai sekarang, kita belum dapat membaca dimensi ini. Sekarang kita akan mengubahnya melalui dimension style.</p>
<h3>Mengenal Dimension Style</h3>
<p>Dimension juga diatur dalam dimension style. Anda dapat mengaturnya di menu <em>format&gt;dimension style&#8230;</em></p>
<p><a href="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/01/dimstyle.jpg"><img style="width: 400px; height: 284px;" src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2009/01/zrtn-001p32621a62-tn.jpg" alt="" width="400" height="284" /></a></p>
<p>Klik modify untuk mengedit style ini. Klik tab text.</p>
<ol>
<li>Ganti <em>text height</em> menjadi 200.</li>
<li>Ganti offset from dim line menjadi 50.</li>
</ol>
<p>Klik tab <em>symbols and arrows</em>. Ganti nilai arrow size menjadi 200.</p>
<p>Klik OK, lalu klik close. Sekarang dimensi anda telah dapat terbaca. Dimension style memiliki banyak properties. Anda dapat coba sendiri dan melihat kegunaannya. Jika ada kesulitan, anda dapat selalu mendiskusikannya di sini atau <a target="_blank" href="http://forum.tentangcad.com/" target="_blank">di forum</a>. Seperti yang pernah saya sebutkan, tidak ada gunanya saya sebutkan satu-satu fungsinya. Seringkali anda sudah dapat menebak gunanya, atau bahkan tidak memerlukannya. Bereksperimenlah agar anda tidak cepat lupa :)</p>
<h3>Penjelasan:</h3>
<p>Nilai tinggi text 200 disiapkan untuk dicetak dalam skala 1:100. Dengan skala 1:100, artinya saat dicetak tinggi text akan menjadi 2 mm. Jika anda ingin mencetak dengan skala lain, bisa anda sesuaikan sendiri.</p>
<img src="http://tentangcad.com/?ak_action=api_record_view&id=1758&type=feed" alt="" />

<p><h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2009/01/menggunakan-alternative-dimension/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Alternative Dimension'>Menggunakan Alternative Dimension</a> <br><small> Anda pernah membutuhkan untuk menampilkan dua unit yang berbeda pada dimensi anda? Misalkan pada contoh ini, model anda dibuat dalam mm. Namun anda perlu menampilkannya juga dalam feet dan inch. Atau mungkin anda diminta oleh owner yang gak suka melihat satuan mm, tapi lebih familiar dengan m. Caranya sangat sederhana. Anda dapat mengaktifkan display alternate units dari dialog dimension style. Sekedar refreshing, mengubah dimension style dapat dilakukan dengan mengklik menu&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2009/03/express-tool-dimension/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Express Tools: Dimension'>Menggunakan Express Tools: Dimension</a> <br><small> Kelompok express tools berikut yang dibahas adalah dimension. Leader Tools Anda sering menggunakan leader? Di AutoCAD 2008 sudah ada multileader yang lebih baik. Tapi jika anda sering menggunakan leader, mungkin akan berguna. Kalau menurut help file, express tool untuk leader di sini terutama ditujukan untuk file-file yang dibuat di AutoCAD R.13. Di masa itu, anda sudah dapat membuat leader. Tapi multiline text yang ada tidak berhubungan dengan leadernya. Anda memindahkan&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/12/aslikah-dimensi-digambarku/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aslikah dimensi digambarku?'>Aslikah dimensi digambarku?</a> <br><small>Sebagai seorang drafter, terkadang mendapat softcopy drawing dari orang lain untuk meneruskan gambar, merevisi, atau sekedar menambah gambar detail berikut dimensi-dimensinya. Suatu saat pada saat merevisi dan membuat gambar detail ternyata ada gambar yang membuat ruwet&#8230;. eh ternyata setelah dicari-cari ternyata drafter terdahulu memodifikasi dimensi, sehingga seolah-olah gambar terskala dengan benar&#8230;. membuat pusing kepala dan menghabiskan banyak waktu untuk mengeditnya. Coba saja sudah tahu dari sebelumnya, bisa kita complain ke&hellip;...</small><br></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangcad.com/2009/01/menggunakan-dimensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Text dan Text Style</title>
		<link>http://tentangcad.com/2008/12/mengenal-text-dan-text-style/</link>
		<comments>http://tentangcad.com/2008/12/mengenal-text-dan-text-style/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 01:17:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[AutoCAD untuk Pemula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangcad.com/2008/12/mengenal-text-dan-text-style/</guid>
		<description><![CDATA[Di bagian ini kita mulai mengenal anotasi. Anotasi adalah elemen pelengkap gambar selain geometri yang menunjukkan objek yang anda desain/gambar. Anotasi diberikan untuk memberikan penjelasan dan penegasan gambar anda. Mulai dari arsiran (hatch) yang digunakan untuk menjelaskan material, bagian yang terpotong, jenis objek dan sebagainya sampai ke text dan dimension. Anotasi bisa dikatakan salah satu elemen terpenting dalam desain. Anda dapat membuat satu rectangle. Tanpa anotasi, rectangle itu dapat berarti&#8230;


<h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/09/mengenal-object-snap/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Object Snap'>Mengenal Object Snap</a> <br><small>Object Snap Object Snap merupakan fitur bantu dalam menemukan titik acuan. Object snap hanya bekerja saat AutoCAD meminta anda mendefenisikan titik koordinat. Saat anda mengaktifkan line, circle, atau drawing tools lain, dan AutoCAD meminta anda mendefenisikan titik, object snap secara default akan aktif. Saat anda menggerakkan pointer ke beberapa titik acuan, object snap akan tampak pada pointer anda. Pada contoh di atas, pada endpoint dan midpoint. Banyak sekali titik yang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Block'>Mengenal Block</a> <br><small>Di bagian ini anda akan mengenal block. Block adalah &#8216;reusable content&#8217; atau objek yang dapat dipakai berulang-ulang. Mungkin lebih kita kenal sebagai library. Jika anda pernah menggambar manual, mungkin pernah menggunakan Letraset atau Rugos untuk gambar orang, pohon, dan sebagainya. Block punya konsep yang sama. Hanya saja, selain library standard, anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Satu kelebihan block, jika anda mengubah defenisi block, maka semua block dengan nama yang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2009/07/text-menggangu-hatch/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Text menggangu Hatch?'>Text menggangu Hatch?</a> <br><small>Pernahkah mengedit text di area hatch? Yang sering terjadi adalah ada bekas lubang yang tidak sesuai dengan text yang telah diperbarui. Ada banyak solusi untuk cara ini, salah satunya dengan menghapus hatch dan buat baru atau membuat hatch yang associative Tetapi hal ini kurang dapat diandalkan juga karena kadang associative hatch-nya gak jalan. Solusi yang penulis lakukan adalah dengan hatch terpisah dengan text-nya. Pertama-tama buat hatch-nya dahulu sesuaikan dengan yang&hellip;...</small><br></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di bagian ini kita mulai mengenal anotasi. Anotasi adalah elemen pelengkap gambar selain geometri yang menunjukkan objek yang anda desain/gambar. Anotasi diberikan untuk memberikan penjelasan dan penegasan gambar anda. Mulai dari arsiran (hatch) yang digunakan untuk menjelaskan material, bagian yang terpotong, jenis objek dan sebagainya sampai ke text dan dimension. Anotasi bisa dikatakan salah satu elemen terpenting dalam desain. Anda dapat membuat satu rectangle. Tanpa anotasi, rectangle itu dapat berarti apa saja. Bahkan ukurannya juga anda tidak tahu, tidak ada penjelasan skala, apalagi ukuran. Jika anda memberikan text atau simbol yang menunjukkan itu objek apa, artinya akan jauh berbeda.</p>
<p> <span id="more-1663"></span><br />
<h3>Menggunakan Text</h3>
<p>Text adalah anotasi yang banyak digunakan, dan paling sederhana. AutoCAD memiliki 2 jenis text, yaitu single line text dan multiline text. Single line text dapat anda gunakan untuk teks-teks sederhana yang hanya membutuhkan satu baris saja. Sementara multilinetext dapat anda gunakan untuk teks yang lebih kompleks. Seperti paragraf, lengkap dengan multi kolom, bullet, dan numbering.</p>
<p>Single line text dapat anda aktifkan dengan mengklik menu <strong><em>Draw&gt;Text&gt;Single Line Text</em></strong> . Atau dengan mengetikkan DT [enter] pada command line.</p>
<p>Berikut adalah input yang harus anda berikan.</p>
<blockquote><p>Command: DT <br/>TEXT <br/>Current text style: &#8220;Standard&#8221; Text height: 2.5000 Annotative: No <br/>Specify start point of text or [Justify/Style]: <br/>Specify height &lt;2.5000&gt;: <br/>Specify rotation angle of text &lt;0&gt;:</p>
</blockquote>
<p>Setelah menetapkan parameter-parameter tersebut, anda dapat mengetikkan text yang anda inginkan. Jika anda menekan [enter], maka teks akan berpindah ke baris berikutnya. Ingat, ini adalah single line text. Setiap baris adalah entity yang berbeda. Jika anda ingin menyelesaikan text tersebut, tekan [enter] lagi tanpa mengisikan text. Sederhana saja.</p>
<p>Untuk multiline text, dapat anda aktifkan dengan mengetikkan MT atau mengakses menu <strong><em>Draw&gt;Text&gt;Multi Line Text.</em></strong></p>
<p>Menggunakan multi line text sama saja dengan menggunakan aplikasi word processor yang populer. Perhatikan bahwa saat multi line text aktif, anda dapat melihat toolbar untuk formatting text. Anda dapat mengganti style, font, font size, bold, italic, symbol, dan berbagai atribut text lainnya.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/12/zrtn-001n1a70331e-tn.jpg" style="WIDTH: 500px; HEIGHT: 55px" height="55" width="500"/></p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/12/zrtn-002n5af27f78-tn.jpg" style="WIDTH: 250px; HEIGHT: 177px" height="177" width="250"/></p>
<p>Jika anda telah terbiasa menggunakan word processor, tentu tidak akan menemukan kesulitan berarti di sini. Gunakan multi line text jika anda harus mengetik dalam bentuk paragraf. Untuk keterangan hanya satu baris saja, gunakan single line text.</p>
<h3>Mengenal Text Style</h3>
<p>Text style adalah defenisi bagaimana text akan ditampilkan. Apa font yang akan digunakan, berapa ukurannya, dsb. Jika anda menggunakan multi line text, anda dapat mengoverride setting ini dengan mudah, meski tidak dianjurkan. Namun jika anda menggunakan single line text, anda harus mendefenisikannya melalui style.</p>
<p>Anda dapat mengakses text style melalui menu <strong><em>format&gt;text style&#8230;</em></strong></p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/12/zrtn-003n5b9ad8f2-tn.jpg" style="WIDTH: 500px; HEIGHT: 328px" height="328" width="500"/></p>
<p>Anda dapat memiliki banyak bentuk font dengan mendefenisikan style yang berbeda. Tinggi huruf didefenisikan sesuai dengan skala. Jika anda mencetak dengan skala 1:100, dan anda ingin text anda tercetak dengan tinggi 2.5 mm, maka anda mendefenisikan tinggi huruf dengan 250. Tentu saja, asumsi kita selama ini kita menggambar dengan mm.</p>
<p>Di image di atas, height diisikan 0. Apa artinya? Jika anda mengisikan height selain 0 (100, 200, dst) maka saat anda menggunakan single line text, AutoCAD tidak akan menanyakan lagi berapa tinggi huruf yang anda inginkan. Sementara jika anda isi 0, setiap kali anda menggunakannya, AutoCAD akan meminta konfirmasi berapa tinggi text yang ingin anda gunakan.</p>
<p>Text adalah anotasi yang sangat sederhana. Cobalah berlatih menggunakannya beberapa kali. Di bagian selanjutnya kita akan mambahas mengenai dimensi.</p>
<img src="http://tentangcad.com/?ak_action=api_record_view&id=1663&type=feed" alt="" />

<p><h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/09/mengenal-object-snap/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Object Snap'>Mengenal Object Snap</a> <br><small>Object Snap Object Snap merupakan fitur bantu dalam menemukan titik acuan. Object snap hanya bekerja saat AutoCAD meminta anda mendefenisikan titik koordinat. Saat anda mengaktifkan line, circle, atau drawing tools lain, dan AutoCAD meminta anda mendefenisikan titik, object snap secara default akan aktif. Saat anda menggerakkan pointer ke beberapa titik acuan, object snap akan tampak pada pointer anda. Pada contoh di atas, pada endpoint dan midpoint. Banyak sekali titik yang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Block'>Mengenal Block</a> <br><small>Di bagian ini anda akan mengenal block. Block adalah &#8216;reusable content&#8217; atau objek yang dapat dipakai berulang-ulang. Mungkin lebih kita kenal sebagai library. Jika anda pernah menggambar manual, mungkin pernah menggunakan Letraset atau Rugos untuk gambar orang, pohon, dan sebagainya. Block punya konsep yang sama. Hanya saja, selain library standard, anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Satu kelebihan block, jika anda mengubah defenisi block, maka semua block dengan nama yang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2009/07/text-menggangu-hatch/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Text menggangu Hatch?'>Text menggangu Hatch?</a> <br><small>Pernahkah mengedit text di area hatch? Yang sering terjadi adalah ada bekas lubang yang tidak sesuai dengan text yang telah diperbarui. Ada banyak solusi untuk cara ini, salah satunya dengan menghapus hatch dan buat baru atau membuat hatch yang associative Tetapi hal ini kurang dapat diandalkan juga karena kadang associative hatch-nya gak jalan. Solusi yang penulis lakukan adalah dengan hatch terpisah dengan text-nya. Pertama-tama buat hatch-nya dahulu sesuaikan dengan yang&hellip;...</small><br></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangcad.com/2008/12/mengenal-text-dan-text-style/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan</title>
		<link>http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/</link>
		<comments>http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 07:41:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[AutoCAD untuk Pemula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/</guid>
		<description><![CDATA[Sebetulnya langkah berikutnya yang perlu anda lakukan bisa dikatakan overlap dengan tulisan mengenai penggunaan template. Cara penggunaannya sama. Satu-satunya perbedaan mungkin di dinding. Mungkin ada yang sudah mencoba membuat dynamic block. Tapi jika tidak, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan STRETCH untuk mengubah ukuran dinding.
 
Sekarang kita coba review apa yang telah dilakukan sebelum tutorial ini.
Anda telah mempersiapkan layer yang akan digunakan untuk membedakan objek-objek yang akan anda gambar. Anda&#8230;


<h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/12/latihan-membuat-elemen-elemen-bangunan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Latihan: membuat elemen-elemen bangunan'>Latihan: membuat elemen-elemen bangunan</a> <br><small>Melanjutkan tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda mengikuti tutorial menggunakan block, anda mungkin sudah mencoba juga membuat dynamic block untuk dinding. Dan anda mungkin ingin tahu bagaimana menyiapkan template yang digunakan saat latihan template. Di bagian ini kita akan membuat pintu, jendela, dan juga dinding untuk diletakkan pada denah. Pintu dan jendela akan dibuat menjadi block. Sementara untuk dinding kita tidak menggunakan dynamic block dulu. Yang ditekankan adalah workflow dan&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Layer'>Mengenal Layer</a> <br><small>Melanjutkan seri tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda belum mencoba-coba menggunakan drawing tools dan modify tools, cobalah berlatih menggunakannya sebanyak mungkin. Pahami bagaimana cara penggunaan kedua kelompok tools itu. Pada dasarnya kedua tools itu dapat anda kuasai hanya jika anda sering berlatih menggunakannya. Di bagian ini kita akan melangkah sedikit lebih jauh. Kita akan mulai mempelajari manajemen gambar di AutoCAD. Yang pertama perlu anda ketahui adalah layer. Konsep Layer Dulu,&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2009/11/tutorial-1-membuat-dinding/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial #1: Membuat Dinding'>Tutorial #1: Membuat Dinding</a> <br><small> Beberapa waktu yang lalu saya sudah memposting mengenai sistem penggambaran di AutoCAD. Kali ini kita akan meneruskan secara detail menyiapkan reusable content berupa dinding. Meski ini mungkin sedikit banyak overlap dengan tutorial dynamic block, tapi tujuan kali ini berbeda. Bukalah sebuah gambar baru. PASTIKAN ANDA MENGGUNAKAN TEMPLATE ISO. Persiapkan 2 layer berikut: A-Wall A-Wall-Detail Kenapa kita membuat dua layer untuk dinding? Kita akan menggambarkan secara lengkap dinding tersebut. Namun sebagian&hellip;...</small><br></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebetulnya langkah berikutnya yang perlu anda lakukan bisa dikatakan overlap dengan tulisan mengenai <a href="http://tentangcad.com/2008/10/the-magic-of-autocad-template/" target="_blank">penggunaan template</a>. Cara penggunaannya sama. Satu-satunya perbedaan mungkin di dinding. Mungkin ada yang sudah mencoba membuat dynamic block. Tapi jika tidak, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan STRETCH untuk mengubah ukuran dinding.</p>
<p> <span id="more-1642"></span>
<p>Sekarang kita coba review apa yang telah dilakukan sebelum tutorial ini.</p>
<p>Anda telah <a href="http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/" target="_blank" title="Mengenal Layer">mempersiapkan layer</a> yang akan digunakan untuk membedakan objek-objek yang akan anda gambar. Anda juga telah membuat grid-grid yang akan digunakan sebagai panduan untuk membuat objek arsitektur.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/layers.jpg" style="DISPLAY: inline; WIDTH: 438px; HEIGHT: 122px" height="122" width="438"/></p>
<p>Anda kemudian <a href="http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/" target="_blank" title="Mengenal Block">mempersiapkan beberapa objek kolom dan membuatnya menjadi block</a>. Dengan mendefenisikan objek-objek tersebut sebagai block, anda dapat membuatnya sebagai objek tunggal dan dapat digunakan kembali sebagai library.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/columns.jpg" style="DISPLAY: inline; WIDTH: 276px; HEIGHT: 89px" height="89" width="276"/></p>
<p>Anda juga telah <a href="http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-dan-mengedit-block/" target="_blank">meletakkan kolom-kolom ini pada grid-grid bangunan sebagai block</a>. Anda juga mempelajari bagaimana melakukan proses editing pada block, dan melihat apa keuntungan block.</p>
<p>Terakhir, anda telah <a href="http://tentangcad.com/2008/12/latihan-membuat-elemen-elemen-bangunan/" target="_blank">membuat elemen-elemen bangunan lain</a>. Seperti dinding bata, dinding trassram, pintu dan jendela. Untuk pintu dan jendela juga anda buat menjadi block.</p>
<p>Langkah terakhir yang dapat anda lakukan untuk menyelesaikan bangunan ini adalah menyusun objek-objek tersebut. Sederhana saja. Seperti bermain lego. Anda dapat coba <a href="http://tentangcad.com/2008/10/the-magic-of-autocad-template/" target="_blank">review penggunaan template</a> jika anda ragu. Silahkan coba bereksperimen sendiri dengan desain anda untuk menyelesaikannya.</p>
<p>Yang ingin saya tekankan adalah, setiap disiplin ilmu dapat memanfaatkan banyak cara agar lebih produktif. Langkah kerja yang anda lakukan juga dapat mempengaruhi kemudahan dalam menggambar. Dalam contoh ini, bidang arsitektur, anda tidak perlu menggambar setiap garis yang ada. Anda dapat membuat bentuk objek tipikal dan menggunakannya berkali-kali. Sekali lagi saya tekankan, tools AutoCAD mudah dipelajari. Anda dapat mencobanya sendiri setiap tools yang ada <a href="http://tentangcad.com/2008/09/seri-tutorial-autocad-untuk-pemula-interface-dan-penggunaan-tool/" target="_blank">dengan mengikuti panduan yang diberikan</a>. Namun menggunakan AutoCAD sekedarnya, seperti menggunakan meja gambar, rasanya tidak akan terlalu produktif.</p>
<p>Di bagian berikutnya, kita akan mencoba membahas mengenai anotasi. Silahkan anda selesaikan bangunan anda, dan diskusikan jika ada kesulitan.</p>
<img src="http://tentangcad.com/?ak_action=api_record_view&id=1642&type=feed" alt="" />

<p><h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/12/latihan-membuat-elemen-elemen-bangunan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Latihan: membuat elemen-elemen bangunan'>Latihan: membuat elemen-elemen bangunan</a> <br><small>Melanjutkan tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda mengikuti tutorial menggunakan block, anda mungkin sudah mencoba juga membuat dynamic block untuk dinding. Dan anda mungkin ingin tahu bagaimana menyiapkan template yang digunakan saat latihan template. Di bagian ini kita akan membuat pintu, jendela, dan juga dinding untuk diletakkan pada denah. Pintu dan jendela akan dibuat menjadi block. Sementara untuk dinding kita tidak menggunakan dynamic block dulu. Yang ditekankan adalah workflow dan&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Layer'>Mengenal Layer</a> <br><small>Melanjutkan seri tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda belum mencoba-coba menggunakan drawing tools dan modify tools, cobalah berlatih menggunakannya sebanyak mungkin. Pahami bagaimana cara penggunaan kedua kelompok tools itu. Pada dasarnya kedua tools itu dapat anda kuasai hanya jika anda sering berlatih menggunakannya. Di bagian ini kita akan melangkah sedikit lebih jauh. Kita akan mulai mempelajari manajemen gambar di AutoCAD. Yang pertama perlu anda ketahui adalah layer. Konsep Layer Dulu,&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2009/11/tutorial-1-membuat-dinding/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial #1: Membuat Dinding'>Tutorial #1: Membuat Dinding</a> <br><small> Beberapa waktu yang lalu saya sudah memposting mengenai sistem penggambaran di AutoCAD. Kali ini kita akan meneruskan secara detail menyiapkan reusable content berupa dinding. Meski ini mungkin sedikit banyak overlap dengan tutorial dynamic block, tapi tujuan kali ini berbeda. Bukalah sebuah gambar baru. PASTIKAN ANDA MENGGUNAKAN TEMPLATE ISO. Persiapkan 2 layer berikut: A-Wall A-Wall-Detail Kenapa kita membuat dua layer untuk dinding? Kita akan menggambarkan secara lengkap dinding tersebut. Namun sebagian&hellip;...</small><br></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Latihan: membuat elemen-elemen bangunan</title>
		<link>http://tentangcad.com/2008/12/latihan-membuat-elemen-elemen-bangunan/</link>
		<comments>http://tentangcad.com/2008/12/latihan-membuat-elemen-elemen-bangunan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 09:30:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[AutoCAD untuk Pemula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangcad.com/?p=1605</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda mengikuti tutorial menggunakan block, anda mungkin sudah mencoba juga membuat dynamic block untuk dinding. Dan anda mungkin ingin tahu bagaimana menyiapkan template yang digunakan saat latihan template. Di bagian ini kita akan membuat pintu, jendela, dan juga dinding untuk diletakkan pada denah. Pintu dan jendela akan dibuat menjadi block. Sementara untuk dinding kita tidak menggunakan dynamic block dulu. Yang ditekankan adalah workflow dan&#8230;


<h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2009/05/latihan-3d-membuat-pintu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Latihan 3D: Membuat Pintu'>Latihan 3D: Membuat Pintu</a> <br><small>Di beberapa tutorial 3D yang lalu kita sudah mempelajari basic features dari 3D. Sekarang kita akan coba berlatih menggunakannya: membuat pintu. Kita akan menggunakan extrude, UCS, revolve, sweep, dan sebagai tambahan&#8230; DUCS dan presspull. Buatlah dua profil tertutup seperti ini. Gunakan polyline, dan pastikan keduanya adalah polyline tertutup. Warna, lineweight, dan dimensi hanya sebagai panduan, tidak perlu dibuat juga. Sekarang putar view menjadi SW Isometric. Extrude rectangle dengan ukuran 800&#215;50&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan'>Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan</a> <br><small>Sebetulnya langkah berikutnya yang perlu anda lakukan bisa dikatakan overlap dengan tulisan mengenai penggunaan template. Cara penggunaannya sama. Satu-satunya perbedaan mungkin di dinding. Mungkin ada yang sudah mencoba membuat dynamic block. Tapi jika tidak, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan STRETCH untuk mengubah ukuran dinding. Sekarang kita coba review apa yang telah dilakukan sebelum tutorial ini. Anda telah mempersiapkan layer yang akan digunakan untuk membedakan objek-objek yang akan anda gambar. Anda&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/09/latihan-drawing-tool-pintu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Latihan Drawing Tool: Pintu'>Latihan Drawing Tool: Pintu</a> <br><small>Untuk merangkum beberapa teori dasar AutoCAD, kita akan mencoba berlatih sedikit menggunakan tool dasar. Ini hanya sekedar latihan. Bukan best practices. Berhubung kita memang belum membahas modify tools, kita belum akan menggunakannya. Silahkan anda coba juga dengan latihan-latihan anda sendiri untuk memantapkan penguasaan drawing tools ini. 1. Menggunakan rectangle. Aktifkan rectangle dari ribbon bar. Klik untuk titik pertama, dimana saja yang anda inginkan. Ketikkan 50,150 [enter] sebagai titik kedua. Jika&hellip;...</small><br></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda mengikuti <a title="Menggunakan block | Tentang CAD" href="http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-dan-mengedit-block/" target="_blank">tutorial menggunakan block</a>, anda mungkin sudah mencoba juga membuat <a title="Membuat dynamic block | TentangCAD" href="http://tentangcad.com/2007/11/membuat-dynamic-block-bagian-1/" target="_blank">dynamic block untuk dinding</a>. Dan anda mungkin ingin tahu bagaimana menyiapkan template yang digunakan saat <a href="http://tentangcad.com/2008/10/the-magic-of-autocad-template/" target="_blank">latihan template</a>. Di bagian ini kita akan membuat pintu, jendela, dan juga dinding untuk diletakkan pada denah. Pintu dan jendela akan dibuat menjadi block. Sementara untuk dinding kita tidak menggunakan dynamic block dulu. Yang ditekankan adalah workflow dan konsepnya.</p>
<p><span id="more-1605"></span></p>
<p>Bukalah file latihan anda sebelumnya. Kita sudah membuat grids dan kolom. Tambahkan satu layer untuk membuat gambar pintu dan jendela. Berikan nama yang relevan.</p>
<h3>Membuat Pintu</h3>
<p>Buatlah beberapa pintu. Gunakan cara yang pernah anda lakukan <a title="Latihan Pintu | TentangCAD" href="http://tentangcad.com/2008/09/latihan-drawing-tool-pintu/" target="_blank">di latihan membuat pintu</a>. Buatlah dengan ukuran lebar masing-masing 600mm, 700 mm, dan 800 mm. Untuk pintu keempat, kopi pintu yang berukuran 800 mm, lalu mirror pintu anda agar menjadi pintu dobel.</p>
<p>Hapus rectangle di kanan (kusen). Aktifkan mirror, pilih pintu tersebut. Buat garis mirror di bagian kanan pintu. Saat AutoCAD menanyakan apakah anda ingin menghapus objek asli, ketik N [enter].</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/12/mirror.gif" alt="mirror.gif" width="284" height="168" /></p>
<p>Buat semua pintu menjadi block, masing-masing P1, P2, P3, dan P4.</p>
<p>Gunakan titik-titik berikut sebagai insertion point.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/12/insertion-point.jpg" alt="insertion point.jpg" width="336" height="125" /></p>
<h3>Membuat Jendela</h3>
<p>Membuat Jendela jauh lebih mudah daripada membuat pintu. Buatlah gambar berikut.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/12/jendela.jpg" alt="jendela.jpg" width="234" height="159" /></p>
<p>Ukuran kusen jendela sama dengan kusen pintu, yaitu 50&#215;150. Dan lebar jendela berturut-turut 600mm, 750mm, dan 2&#215;750mm. Buat masing-masing menjadi block dengan nama W1, W2, dan W3.</p>
<h3>Membuat Dinding</h3>
<p>Banyak cara menggambar di AutoCAD. Namun seperti biasa, di sini cara yang dibahas mungkin tidak lazim digunakan :) Yang pasti kita tidak akan menggunakan multilines. Dan tentu kita tidak akan menggambar dengan lines karena tidak produktif. Secara lengkap dinding dibuat dari dinding bata di dalamnya, dan finishing di luarnya. Dilambangkan dengan empat garis paralel, dan diberikan hatch (arsiran) sebagai penegas. Banyak yang melakukannya dengan multilines, namun kesulitan akan muncul pada saat memberikan hatch. Kita akan melakukannya dengan rectangle.</p>
<p>Lakukan langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Aktifkan layer A-wall. Lalu aktifkan rectangle. Buat rectangle dengan ukuran 500&#215;150 mm.</li>
<li>Aktifkan layer A-detail-wall. Buat satu rectangle di tengah-tengah rectangle sebelumnya. Anda dapat melakukannya dengan memulai starting point offset 20mm dari rectangle pertama. Buat dengan ukuran 500&#215;110 mm.</li>
<li>Terakhir, tambahkan hatch di dalam rectangle terakhir. Berikan hatch ANSI32 dengan skala 5. Hatch dapat diaktifkan dengan mengetikkan H [enter]. Pastikan pilihan associative diaktifkan. Associative akan membuat hatch selalu mengikuti perubahan bentuk geometri dinding kita.</li>
<li>Buat dua jenis dinding. Yaitu dinding bata dan trassram. Bentuk dinding trassram hanya sedikit berbeda dengan dinding bata. Kopilah dinding yang pertama ini, dan tambahkan hatch ANSI31. Berikan dengan skala 5, dan anglenya 90, agar saling tegak lurus dengan hatch sebelumnya.</li>
<li>Uji dengan melakukan stretch pada kedua dinding. <a title="Dynamic Block | TentangCAD" href="http://tentangcad.com/2007/11/membuat-dynamic-block-bagian-1/" target="_blank">Di tutorial dynamic block</a>, dinding ini didefenisikan sebagai library block. Jika anda ingin melakukan hal serupa, dapat mencobanya dengan membaca tutorial tersebut.</li>
</ol>
<p><a href="http://tentangcad.com/2008/12/latihan-membuat-elemen-elemen-bangunan/"><em>Click here to view the embedded video.</em></a></p>
<p>Di bagian ini, Anda telah membuat sendiri 3 elemen dasar yang akan diletakkan pada bangunan kita. Yaitu pintu, jendela, dan dinding. Sebelumnya anda juga sudah membuat kolom. Di bagian selanjutnya, kita akan melengkapi bangunan dengan elemen-elemen ini.</p>
<img src="http://tentangcad.com/?ak_action=api_record_view&id=1605&type=feed" alt="" />

<p><h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2009/05/latihan-3d-membuat-pintu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Latihan 3D: Membuat Pintu'>Latihan 3D: Membuat Pintu</a> <br><small>Di beberapa tutorial 3D yang lalu kita sudah mempelajari basic features dari 3D. Sekarang kita akan coba berlatih menggunakannya: membuat pintu. Kita akan menggunakan extrude, UCS, revolve, sweep, dan sebagai tambahan&#8230; DUCS dan presspull. Buatlah dua profil tertutup seperti ini. Gunakan polyline, dan pastikan keduanya adalah polyline tertutup. Warna, lineweight, dan dimensi hanya sebagai panduan, tidak perlu dibuat juga. Sekarang putar view menjadi SW Isometric. Extrude rectangle dengan ukuran 800&#215;50&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan'>Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan</a> <br><small>Sebetulnya langkah berikutnya yang perlu anda lakukan bisa dikatakan overlap dengan tulisan mengenai penggunaan template. Cara penggunaannya sama. Satu-satunya perbedaan mungkin di dinding. Mungkin ada yang sudah mencoba membuat dynamic block. Tapi jika tidak, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan STRETCH untuk mengubah ukuran dinding. Sekarang kita coba review apa yang telah dilakukan sebelum tutorial ini. Anda telah mempersiapkan layer yang akan digunakan untuk membedakan objek-objek yang akan anda gambar. Anda&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/09/latihan-drawing-tool-pintu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Latihan Drawing Tool: Pintu'>Latihan Drawing Tool: Pintu</a> <br><small>Untuk merangkum beberapa teori dasar AutoCAD, kita akan mencoba berlatih sedikit menggunakan tool dasar. Ini hanya sekedar latihan. Bukan best practices. Berhubung kita memang belum membahas modify tools, kita belum akan menggunakannya. Silahkan anda coba juga dengan latihan-latihan anda sendiri untuk memantapkan penguasaan drawing tools ini. 1. Menggunakan rectangle. Aktifkan rectangle dari ribbon bar. Klik untuk titik pertama, dimana saja yang anda inginkan. Ketikkan 50,150 [enter] sebagai titik kedua. Jika&hellip;...</small><br></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangcad.com/2008/12/latihan-membuat-elemen-elemen-bangunan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan dan mengedit Block</title>
		<link>http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-dan-mengedit-block/</link>
		<comments>http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-dan-mengedit-block/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 07:35:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[AutoCAD untuk Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Block]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-dan-mengedit-block/</guid>
		<description><![CDATA[Di bagian yang lalu, kita sudah membahas soal membuat block. Membuat block jelas mudah. Anda juga sudah menggunakan block sebelumnya saat mencoba memanfaatkan template. Sekarang kita akan menggunakan block yang anda buat sebelumnya dan mencoba meletakkannya pada grid yang sudah dibuat sebelumnya. Kita juga akan melakukan beberapa perubahan pada block.
 
Ingat 4 block kolom yang kita buat sebelumnya? Hapus keempat kolom itu. Jangan khawatir apa yang anda buat hilang.

Sekarang&#8230;


<h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Block'>Mengenal Block</a> <br><small>Di bagian ini anda akan mengenal block. Block adalah &#8216;reusable content&#8217; atau objek yang dapat dipakai berulang-ulang. Mungkin lebih kita kenal sebagai library. Jika anda pernah menggambar manual, mungkin pernah menggunakan Letraset atau Rugos untuk gambar orang, pohon, dan sebagainya. Block punya konsep yang sama. Hanya saja, selain library standard, anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Satu kelebihan block, jika anda mengubah defenisi block, maka semua block dengan nama yang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2010/02/membuat-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Block'>Membuat Block</a> <br><small>Tutorial ini khusus untuk para drafter pemula yang baru mengenal Autocad, yang belum banyak mengenal banyak fungsi, fungsi block sangat banyak manfaatnya dan banyak di gunakan di dalam gambar, dan sangat pasti bagi drafter pemula setelah anda bisa merangkai gambar, akan mengarah ke penggunaan block, mudah-mudahan tutorial yang sangat sederhana ini bisa menambah pengetahuan anda. Langkah pertama siapkan oleh anda sebuah gambar, atau anda bikin gambar dadakan sekehendak anda, arahkan&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-layer-visibility-dan-lock/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Layer Visibility dan Lock'>Menggunakan Layer Visibility dan Lock</a> <br><small>Di latihan sebelumnya, anda sudah mencoba menggunakan layer untuk mengelompokkan objek. Sekarang anda akan mencoba beberapa kegunaan kenapa melakukan itu. Yang paling umum tentu, kembali ke konsep layer, adalah untuk menghilangkan atau menampilkan kelompok objek tertentu. Kita akan coba explore mengenai hal ini lebih jauh. Cobalah perhatikan pada layer properties manager. Anda akan lihat tiga properties yang mengontrol visibility dan lock. On/off digunakan untuk mematikan layer. Objek pada layer itu&hellip;...</small><br></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di <a href="http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/" target="_blank">bagian yang lalu</a>, kita sudah membahas soal membuat block. Membuat block jelas mudah. Anda juga sudah menggunakan block sebelumnya <a href="http://tentangcad.com/2008/10/the-magic-of-autocad-template/" target="_blank">saat mencoba memanfaatkan template</a>. Sekarang kita akan menggunakan block yang anda buat sebelumnya dan mencoba meletakkannya pada grid yang sudah dibuat sebelumnya. Kita juga akan melakukan beberapa perubahan pada block.</p>
<p> <span id="more-1497"></span>
<p>Ingat 4 block kolom yang kita buat sebelumnya? Hapus keempat kolom itu. Jangan khawatir apa yang anda buat hilang.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/insert.jpg" style="DISPLAY: inline" height="52" alt="insert.jpg" width="39"/></p>
<p>Sekarang zoom ke grid bangunan. Tekan i [enter] untuk insert block, atau klik insert pada dashboard.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/insert-block.jpg" alt="insert block.jpg" height="302" width="487"/></p>
<p>Perhatikan bahwa defenisi block yang anda buat masih ada! Meski objeknya telah anda hapus, defenisi block tetap disimpan pada file.</p>
<p>Insert block K1 pada lokasi yang dilingkari merah berikut.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/lokasi-k1.jpg" alt="lokasi k1.jpg" height="321" width="376"/></p>
<p>Setelah anda insert, aktifkan copy dengan mengklik pada dashboard atau mengetikkan CO [enter].</p>
<p>Pilih kolom yang baru anda insert, lalu [enter]. Tahan [shift] + klik kanan, lalu S untuk mengaktifkan insert snap. Klik pada kolom anda. Insertion point pada block tersebut itu menjadi base point.</p>
<p>Tahan [shift] + klik kanan, lalu i untuk mengaktifkan intersection snap. Letakkan pada titik-titik yang ditunjukkan lingkaran hijau di atas.</p>
<p>Sisanya, berikan kolom K2.</p>
<p>Idealnya, block adalah library. Jika ada perubahan bentuk pada objek tipikal anda, idealnya anda tidak mengubahnya, tapi menggantinya dengan library baru. Misalnya jika anda ingin mengganti tipe meja A ke tipe meja B, anda tidak mengedit meja A, tapi cukup menggantinya dengan meja B. Suatu saat anda mungkin akan</p>
<p>Namun sifat block yang unik, jika anda mengubah defenisi block, semua block dengan nama sama akan berubah. Dengan demikian, di desain ini kita asumsikan kolom K2 berubah ukurannya.</p>
<p>Aktifkan block editor dengan mengetik BEDIT [enter].</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/bedit.jpg" alt="bedit.jpg" height="331" width="380"/></p>
<p>Pilih kolom K2 dan klik OK.</p>
<p>Di sini anda akan melihat hanya gambar kolom K2. Ingatlah bahwa titik insert ada di titik 0,0 di block editor. Jangan move objek anda!</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/editing.jpg" alt="editing.jpg" height="192" width="259"/></p>
<p>Ketik S [enter] untuk mengaktifkan stretch. Sudah mengenal stretch bukan? Strecth akan mengubah ukuran objek dengan memindahkan vertexnya. Kita akan mengubah ukuran kolom ini dengan menarik vertex bagian bawah ke bawah 50 mm. Atas ke atas 50 mm. Sehingga total panjang kolom bertambah 100. Kita memindahkan pada kedua sisi agar titik 0,0 tetap di tengah.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/stretch.gif" alt="stretch.gif" height="216" width="492"/></p>
<p>Begitu pula untuk lebar, kita akan menguranginya 100 mm. Sehingga harus kita stretch ke kiri dan kanan 50 mm.</p>
<p>Ukuran kolom K2 yang semula berukuran 400&#215;400 menjadi 300&#215;500. Klik close block editor pada dashboard. AutoCAD akan menanyakan apakah anda ingin menyimpan perubahan pada block K2. Klik yes.</p>
<p>Perhatikan bahwa kolom K2 semua sudah berubah.</p>
<p>Sebelum anda meneruskan ke tulisan selanjutnya, ada baiknya anda mencoba <a href="http://tentangcad.com/2007/11/membuat-dynamic-block-bagian-1/" target="_blank">tutorial berikut</a> untuk menambah pengetahuan anda tentang block. Dan siapkan block dinding di tutorial itu untuk selanjutnya.</p>
<img src="http://tentangcad.com/?ak_action=api_record_view&id=1497&type=feed" alt="" />

<p><h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Block'>Mengenal Block</a> <br><small>Di bagian ini anda akan mengenal block. Block adalah &#8216;reusable content&#8217; atau objek yang dapat dipakai berulang-ulang. Mungkin lebih kita kenal sebagai library. Jika anda pernah menggambar manual, mungkin pernah menggunakan Letraset atau Rugos untuk gambar orang, pohon, dan sebagainya. Block punya konsep yang sama. Hanya saja, selain library standard, anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Satu kelebihan block, jika anda mengubah defenisi block, maka semua block dengan nama yang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2010/02/membuat-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Block'>Membuat Block</a> <br><small>Tutorial ini khusus untuk para drafter pemula yang baru mengenal Autocad, yang belum banyak mengenal banyak fungsi, fungsi block sangat banyak manfaatnya dan banyak di gunakan di dalam gambar, dan sangat pasti bagi drafter pemula setelah anda bisa merangkai gambar, akan mengarah ke penggunaan block, mudah-mudahan tutorial yang sangat sederhana ini bisa menambah pengetahuan anda. Langkah pertama siapkan oleh anda sebuah gambar, atau anda bikin gambar dadakan sekehendak anda, arahkan&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-layer-visibility-dan-lock/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Layer Visibility dan Lock'>Menggunakan Layer Visibility dan Lock</a> <br><small>Di latihan sebelumnya, anda sudah mencoba menggunakan layer untuk mengelompokkan objek. Sekarang anda akan mencoba beberapa kegunaan kenapa melakukan itu. Yang paling umum tentu, kembali ke konsep layer, adalah untuk menghilangkan atau menampilkan kelompok objek tertentu. Kita akan coba explore mengenai hal ini lebih jauh. Cobalah perhatikan pada layer properties manager. Anda akan lihat tiga properties yang mengontrol visibility dan lock. On/off digunakan untuk mematikan layer. Objek pada layer itu&hellip;...</small><br></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-dan-mengedit-block/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Block</title>
		<link>http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/</link>
		<comments>http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 06:56:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[AutoCAD untuk Pemula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/</guid>
		<description><![CDATA[Di bagian ini anda akan mengenal block. Block adalah &#8216;reusable content&#8217; atau objek yang dapat dipakai berulang-ulang. Mungkin lebih kita kenal sebagai library.
Jika anda pernah menggambar manual, mungkin pernah menggunakan Letraset atau Rugos untuk gambar orang, pohon, dan sebagainya. Block punya konsep yang sama. Hanya saja, selain library standard, anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Satu kelebihan block, jika anda mengubah defenisi block, maka semua block dengan nama yang&#8230;


<h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-dan-mengedit-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan dan mengedit Block'>Menggunakan dan mengedit Block</a> <br><small>Di bagian yang lalu, kita sudah membahas soal membuat block. Membuat block jelas mudah. Anda juga sudah menggunakan block sebelumnya saat mencoba memanfaatkan template. Sekarang kita akan menggunakan block yang anda buat sebelumnya dan mencoba meletakkannya pada grid yang sudah dibuat sebelumnya. Kita juga akan melakukan beberapa perubahan pada block. Ingat 4 block kolom yang kita buat sebelumnya? Hapus keempat kolom itu. Jangan khawatir apa yang anda buat hilang. Sekarang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Layer'>Mengenal Layer</a> <br><small>Melanjutkan seri tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda belum mencoba-coba menggunakan drawing tools dan modify tools, cobalah berlatih menggunakannya sebanyak mungkin. Pahami bagaimana cara penggunaan kedua kelompok tools itu. Pada dasarnya kedua tools itu dapat anda kuasai hanya jika anda sering berlatih menggunakannya. Di bagian ini kita akan melangkah sedikit lebih jauh. Kita akan mulai mempelajari manajemen gambar di AutoCAD. Yang pertama perlu anda ketahui adalah layer. Konsep Layer Dulu,&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2010/02/membuat-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Block'>Membuat Block</a> <br><small>Tutorial ini khusus untuk para drafter pemula yang baru mengenal Autocad, yang belum banyak mengenal banyak fungsi, fungsi block sangat banyak manfaatnya dan banyak di gunakan di dalam gambar, dan sangat pasti bagi drafter pemula setelah anda bisa merangkai gambar, akan mengarah ke penggunaan block, mudah-mudahan tutorial yang sangat sederhana ini bisa menambah pengetahuan anda. Langkah pertama siapkan oleh anda sebuah gambar, atau anda bikin gambar dadakan sekehendak anda, arahkan&hellip;...</small><br></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di bagian ini anda akan mengenal block. Block adalah &#8216;reusable content&#8217; atau objek yang dapat dipakai berulang-ulang. Mungkin lebih kita kenal sebagai library.</p>
<p>Jika anda pernah menggambar manual, mungkin pernah menggunakan <a target="_blank" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Letraset" target="_blank">Letraset</a> atau Rugos untuk gambar orang, pohon, dan sebagainya. Block punya konsep yang sama. Hanya saja, selain library standard, anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Satu kelebihan block, jika anda mengubah defenisi block, maka semua block dengan nama yang sama akan diupdate sesuai defenisi baru.</p>
<p> <span id="more-1490"></span>
<p>Di bagian yang lalu anda telah membuat beberapa gambar kolom. Di bagian ini, kita akan mendefenisikan kolom-kolom tersebut sebagai block.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/columns.jpg" alt="columns.jpg" height="89" width="276"/></p>
<p>Kenapa kita ingin mendefenisikan kolom sebagai block? Biasanya ukuran kolom tipikal. Seringkali kolom yang sama didefenisikan sebagai K1, K2, dan seterusnya. Daripada kita menggambar ukuran yang sama berulang-ulang, kita akan membuatnya sebagai block dan menginsertnya.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/create.jpg" alt="create.jpg" height="151" width="224"/></p>
<p>Dari dashboard, klik tab <em>Blocks and References</em>. Klik <em>create</em> untuk membuat block. Atau tekan B [enter] pada command line.</p>
<ol>
<li>Pada name, berikan nama &#8216;K1&#8242;</li>
<li>Pada bagian base point, klik pick point. Pilihlah tengah-tengah dari kolom. Base point adalah titik acuan yang anda gunakan untuk meletakkan objek. Kolom umumnya diletakkan pada centerpointnya. Ini yang kita gunakan. Kelak, kita akan menginsert block pada pertemuan grid yang kita buat <a href="http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/" target="_blank">pada latihan sebelumnya</a>. <br/><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/center-point.jpg" alt="center point.jpg" height="106" width="73"/></li>
<li>Pada bagian objects, klik <em>select objects</em>. Pilihlah gambar kolom tersebut. Pastikan anda memilih semua elemen pembentuk kolom. Dua rectangle dan satu hatch.</li>
</ol>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/block-def.jpg" alt="block def.jpg" height="319" width="450"/></p>
<p>Lakukan hal yang sama untuk semua kolom. Beri nama berturut-turut K2, K3, dan K4.</p>
<p>Di bagian selanjutnya, kita akan membahas cara meletakkan block dan mengeditnya.</p>
<img src="http://tentangcad.com/?ak_action=api_record_view&id=1490&type=feed" alt="" />

<p><h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-dan-mengedit-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan dan mengedit Block'>Menggunakan dan mengedit Block</a> <br><small>Di bagian yang lalu, kita sudah membahas soal membuat block. Membuat block jelas mudah. Anda juga sudah menggunakan block sebelumnya saat mencoba memanfaatkan template. Sekarang kita akan menggunakan block yang anda buat sebelumnya dan mencoba meletakkannya pada grid yang sudah dibuat sebelumnya. Kita juga akan melakukan beberapa perubahan pada block. Ingat 4 block kolom yang kita buat sebelumnya? Hapus keempat kolom itu. Jangan khawatir apa yang anda buat hilang. Sekarang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Layer'>Mengenal Layer</a> <br><small>Melanjutkan seri tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda belum mencoba-coba menggunakan drawing tools dan modify tools, cobalah berlatih menggunakannya sebanyak mungkin. Pahami bagaimana cara penggunaan kedua kelompok tools itu. Pada dasarnya kedua tools itu dapat anda kuasai hanya jika anda sering berlatih menggunakannya. Di bagian ini kita akan melangkah sedikit lebih jauh. Kita akan mulai mempelajari manajemen gambar di AutoCAD. Yang pertama perlu anda ketahui adalah layer. Konsep Layer Dulu,&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2010/02/membuat-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Block'>Membuat Block</a> <br><small>Tutorial ini khusus untuk para drafter pemula yang baru mengenal Autocad, yang belum banyak mengenal banyak fungsi, fungsi block sangat banyak manfaatnya dan banyak di gunakan di dalam gambar, dan sangat pasti bagi drafter pemula setelah anda bisa merangkai gambar, akan mengarah ke penggunaan block, mudah-mudahan tutorial yang sangat sederhana ini bisa menambah pengetahuan anda. Langkah pertama siapkan oleh anda sebuah gambar, atau anda bikin gambar dadakan sekehendak anda, arahkan&hellip;...</small><br></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Layer Visibility dan Lock</title>
		<link>http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-layer-visibility-dan-lock/</link>
		<comments>http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-layer-visibility-dan-lock/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 08:44:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[AutoCAD untuk Pemula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-layer-visibility-dan-lock/</guid>
		<description><![CDATA[Di latihan sebelumnya, anda sudah mencoba menggunakan layer untuk mengelompokkan objek. Sekarang anda akan mencoba beberapa kegunaan kenapa melakukan itu. Yang paling umum tentu, kembali ke konsep layer, adalah untuk menghilangkan atau menampilkan kelompok objek tertentu. Kita akan coba explore mengenai hal ini lebih jauh.
 
Cobalah perhatikan pada layer properties manager. Anda akan lihat tiga properties yang mengontrol visibility dan lock.


On/off digunakan untuk mematikan layer. Objek pada layer itu&#8230;


<h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Layer'>Mengenal Layer</a> <br><small>Melanjutkan seri tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda belum mencoba-coba menggunakan drawing tools dan modify tools, cobalah berlatih menggunakannya sebanyak mungkin. Pahami bagaimana cara penggunaan kedua kelompok tools itu. Pada dasarnya kedua tools itu dapat anda kuasai hanya jika anda sering berlatih menggunakannya. Di bagian ini kita akan melangkah sedikit lebih jauh. Kita akan mulai mempelajari manajemen gambar di AutoCAD. Yang pertama perlu anda ketahui adalah layer. Konsep Layer Dulu,&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan'>Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan</a> <br><small>Sebetulnya langkah berikutnya yang perlu anda lakukan bisa dikatakan overlap dengan tulisan mengenai penggunaan template. Cara penggunaannya sama. Satu-satunya perbedaan mungkin di dinding. Mungkin ada yang sudah mencoba membuat dynamic block. Tapi jika tidak, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan STRETCH untuk mengubah ukuran dinding. Sekarang kita coba review apa yang telah dilakukan sebelum tutorial ini. Anda telah mempersiapkan layer yang akan digunakan untuk membedakan objek-objek yang akan anda gambar. Anda&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2009/04/menggunakan-user-coordinate-system/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan User Coordinate System'>Menggunakan User Coordinate System</a> <br><small> Anda sudah diperkenalkan konsep bahwa menggambar 3D di AutoCAD tetap terbatas pada sumbu X dan Y. Jika kita ingin menggambar kalau tidak sebidang dengan sumbu X dan sumbu Y, Kita harus mendefenisikan sendiri bidang kita dengan mengubah orientasi sumbu X dan Y. Ini dikenal dengan UCS atau User Coordinate System. Kita akan mengaplikasikannya pada latihan membuat cangkir. UCS adalah inti dari 3D modeling. Karena itu anda harus menguasainya dengan baik.&hellip;...</small><br></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di <a href="http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/" target="_blank">latihan sebelumnya</a>, anda sudah mencoba menggunakan layer untuk mengelompokkan objek. Sekarang anda akan mencoba beberapa kegunaan kenapa melakukan itu. Yang paling umum tentu, kembali ke konsep layer, adalah untuk menghilangkan atau menampilkan kelompok objek tertentu. Kita akan coba explore mengenai hal ini lebih jauh.</p>
<p> <span id="more-1466"></span>
<p>Cobalah perhatikan pada layer properties manager. Anda akan lihat tiga properties yang mengontrol visibility dan lock.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/layer-prop.jpg" alt="layer prop.jpg" height="56" width="159"/></p>
<ol>
<li>On/off digunakan untuk mematikan layer. Objek pada layer itu akan disembunyikan. Dan drawing tidak akan diregenerate.</li>
<li>Freeze/thaw hampir sama dengan on/off. Hanya saja dengan freeze/thaw, drawing akan diregenerate. Dulu, saat hardware menjadi isu penting, freeze lebih baik digunakan untuk mengirit memori. Freeze akan membuat seolah-olah objek itu tidak digambarkan, karena tidak diload seluruhnya. Tapi seiring tingginya perkembangan hardware, penggunaan keduanya tidak terlalu signifikan. Saat ini yang masih membedakan adalah anda dapat menggunakan freeze pada viewport yang berbeda-beda. Lebih lanjut dapat anda lihat di tulisan mengenai <a href="http://tentangcad.com/2007/11/layer-properties-per-viewport/" target="_blank">layer properties perviewport</a> dan <a href="http://tentangcad.com/2007/11/layer-states/" target="_blank">layer states</a>.</li>
<li>Lock digunakan untuk mengunci layer agar tidak dapat dimanipulasi.</li>
</ol>
<p>Cobalah anda buka gambar yang anda buat sebelumnya. Cobalah lakukan on/off dan freeze/thaw dengan mengklik layer properties dari ribbon bar. Matikan layer A-detail-column.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/freeze.jpg" alt="freeze.jpg" height="127" width="230"/></p>
<p>Di sini, detail dari kolom kita bedakan dari gambar kolom itu sendiri. Kenapa? Jika anda mengatur gambar ini untuk skala 1:100, mungkin akan tampak baik pada skala itu. Namun jika anda harus meletakkan gambar itu pada siteplan dengan skala 1:500, detail seperti ini justru bisa mengganggu. Dengan demikian, anda punya pilihan untuk menonaktifkan yang tidak diperlukan ini.</p>
<p>Sekarang cobalah aktifkan kembali semua layer. Pastikan semua dalam kondisi on dan thawed.</p>
<p>Klik lock (simbol gembok) di sebelah layer a-column dan a-detail-column.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/lock.jpg" alt="lock.jpg" height="109" width="105"/></p>
<p>Perhatikan ada simbol kunci setiap anda meletakkan cursor di atas objek yang layernya di kunci. Cobalah lakukan manipulasi seperti copy, move, erase, dan sebagainya. Cara ini sangat baik untuk mencegah objek pada layer tertentu untuk ikut diedit. Namun anda masih membutuhkannya untuk tampil sebagai referensi.</p>
<p>Beberapa <a href="http://tentangcad.com/2008/09/10-layer-tools-yang-terlupakan/" target="_blank">tools untuk layer ini</a> mungkin dapat anda pelajari untuk memperdalam layer.</p>
<img src="http://tentangcad.com/?ak_action=api_record_view&id=1466&type=feed" alt="" />

<p><h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Layer'>Mengenal Layer</a> <br><small>Melanjutkan seri tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda belum mencoba-coba menggunakan drawing tools dan modify tools, cobalah berlatih menggunakannya sebanyak mungkin. Pahami bagaimana cara penggunaan kedua kelompok tools itu. Pada dasarnya kedua tools itu dapat anda kuasai hanya jika anda sering berlatih menggunakannya. Di bagian ini kita akan melangkah sedikit lebih jauh. Kita akan mulai mempelajari manajemen gambar di AutoCAD. Yang pertama perlu anda ketahui adalah layer. Konsep Layer Dulu,&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan'>Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan</a> <br><small>Sebetulnya langkah berikutnya yang perlu anda lakukan bisa dikatakan overlap dengan tulisan mengenai penggunaan template. Cara penggunaannya sama. Satu-satunya perbedaan mungkin di dinding. Mungkin ada yang sudah mencoba membuat dynamic block. Tapi jika tidak, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan STRETCH untuk mengubah ukuran dinding. Sekarang kita coba review apa yang telah dilakukan sebelum tutorial ini. Anda telah mempersiapkan layer yang akan digunakan untuk membedakan objek-objek yang akan anda gambar. Anda&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2009/04/menggunakan-user-coordinate-system/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan User Coordinate System'>Menggunakan User Coordinate System</a> <br><small> Anda sudah diperkenalkan konsep bahwa menggambar 3D di AutoCAD tetap terbatas pada sumbu X dan Y. Jika kita ingin menggambar kalau tidak sebidang dengan sumbu X dan sumbu Y, Kita harus mendefenisikan sendiri bidang kita dengan mengubah orientasi sumbu X dan Y. Ini dikenal dengan UCS atau User Coordinate System. Kita akan mengaplikasikannya pada latihan membuat cangkir. UCS adalah inti dari 3D modeling. Karena itu anda harus menguasainya dengan baik.&hellip;...</small><br></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-layer-visibility-dan-lock/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Layer</title>
		<link>http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/</link>
		<comments>http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 01:43:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[AutoCAD untuk Pemula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangcad.com/?p=1462</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan seri tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda belum mencoba-coba menggunakan drawing tools dan modify tools, cobalah berlatih menggunakannya sebanyak mungkin. Pahami bagaimana cara penggunaan kedua kelompok tools itu. Pada dasarnya kedua tools itu dapat anda kuasai hanya jika anda sering berlatih menggunakannya.
Di bagian ini kita akan melangkah sedikit lebih jauh. Kita akan mulai mempelajari manajemen gambar di AutoCAD. Yang pertama perlu anda ketahui adalah layer.

Konsep Layer
Dulu,&#8230;


<h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-layer-visibility-dan-lock/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Layer Visibility dan Lock'>Menggunakan Layer Visibility dan Lock</a> <br><small>Di latihan sebelumnya, anda sudah mencoba menggunakan layer untuk mengelompokkan objek. Sekarang anda akan mencoba beberapa kegunaan kenapa melakukan itu. Yang paling umum tentu, kembali ke konsep layer, adalah untuk menghilangkan atau menampilkan kelompok objek tertentu. Kita akan coba explore mengenai hal ini lebih jauh. Cobalah perhatikan pada layer properties manager. Anda akan lihat tiga properties yang mengontrol visibility dan lock. On/off digunakan untuk mematikan layer. Objek pada layer itu&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Block'>Mengenal Block</a> <br><small>Di bagian ini anda akan mengenal block. Block adalah &#8216;reusable content&#8217; atau objek yang dapat dipakai berulang-ulang. Mungkin lebih kita kenal sebagai library. Jika anda pernah menggambar manual, mungkin pernah menggunakan Letraset atau Rugos untuk gambar orang, pohon, dan sebagainya. Block punya konsep yang sama. Hanya saja, selain library standard, anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Satu kelebihan block, jika anda mengubah defenisi block, maka semua block dengan nama yang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan'>Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan</a> <br><small>Sebetulnya langkah berikutnya yang perlu anda lakukan bisa dikatakan overlap dengan tulisan mengenai penggunaan template. Cara penggunaannya sama. Satu-satunya perbedaan mungkin di dinding. Mungkin ada yang sudah mencoba membuat dynamic block. Tapi jika tidak, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan STRETCH untuk mengubah ukuran dinding. Sekarang kita coba review apa yang telah dilakukan sebelum tutorial ini. Anda telah mempersiapkan layer yang akan digunakan untuk membedakan objek-objek yang akan anda gambar. Anda&hellip;...</small><br></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan seri tutorial AutoCAD untuk pemula. Jika anda belum mencoba-coba menggunakan <a href="http://tentangcad.com/2008/09/seri-tutorial-autocad-untuk-pemula-interface-dan-penggunaan-tool/" target="_blank">drawing tools</a> dan <a href="http://tentangcad.com/2008/10/mengenal-modify-tools/" target="_blank">modify tools</a>, cobalah berlatih menggunakannya sebanyak mungkin. Pahami bagaimana cara penggunaan kedua kelompok tools itu. Pada dasarnya kedua tools itu dapat anda kuasai hanya jika anda sering berlatih menggunakannya.</p>
<p>Di bagian ini kita akan melangkah sedikit lebih jauh. Kita akan mulai mempelajari manajemen gambar di AutoCAD. Yang pertama perlu anda ketahui adalah layer.</p>
<p><span id="more-1462"></span></p>
<h3>Konsep Layer</h3>
<p>Dulu, waktu orang masih menggambar secara manual, pernahkah anda melihat orang menggambar di kertas transparan? Si arsitek akan menggambar desainnya di sebuah kertas. Si insinyur sipil akan meminjam gambar itu dan meletakkan kertas transparan di atasnya, dan menggambar strukturnya. Begitu pula insinyur ME. Ia akan menggambar di kertas transparan dengan meminjam dasar gambar sipil dan arsitektur. Mungkin akan ada pula desain interior yang melakukan hal serupa. Seluruh gambar itu jika ditumpuk akan jadi satu gambar yang lengkap. Namun kalau ingin melihat gambar arsitektur + interior saja, gambar struktur dan ME dapat dilepas.</p>
<p>Konsep yang sama digunakan oleh layer. Namun karena sekarang anda bekerja dengan komputer, anda dapat menetapkan jumlah layer secara lebih detail. Untuk gambar arsitektur saja, anda dapat menetapkan belasan sampai puluhan layer. Total, AutoCAD dapat menghandle jumlah layer &#8216;virtually unlimited&#8217;. Bagaimana menetapkannya?</p>
<p>Pada dasarnya, setiap perusahaan seharusnya punya standar layer sendiri. Tidak masuk akal jika dalam satu perusahaan setiap pengguna AutoCAD menggunakan nama layer sendiri-sendiri. Misalkan si A menggunakan layer &#8216;dinding&#8217; untuk dinding. Si B menggunakan &#8216;wall&#8217;, si C menggunakan &#8216;ddg&#8217;. Tentunya ini akan menimbulkan kebingungan saat pertukaran data. Tidak ada standar internasional untuk penamaan layer, meski ada beberapa organisasi yang mencoba menstandarkannya.</p>
<p>Yang perlu anda perhatikan dalam menetapkan layer, setiap layer harus merupakan sebuah kelompok objek tertentu. Dengan layer, anda dapat menampilkan objek-objek yang anda butuhkan saja. Anda dapat mengunci layer sehingga kelompok objek lain tidak dapat anda edit. Anda juga dapat mengatur properti setiap kelompok objek sehingga saat dicetak</p>
<h3>Mendefenisikan Layer</h3>
<p>Buatlah sebuah file baru. Gunakan template <em>acadISO -Named Plot Styles.dwt</em>.</p>
<p>Secara default, template ini memiliki hanya 1 layer. Yaitu layer 0. Jangan gunakan layer 0, kecuali untuk membuat block kelak. Kita akan menambahkan beberapa layer pada latihan ini.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/layer-panel.jpg" alt="layer panel.jpg" width="290" height="95" /></p>
<p>Klik layer properties pada layer panel di ribbon bar. Atau ketikkan LA [enter] jika anda lebih menyukai menggunakan command line. Ini akan membuka <em>layer properties manager</em>.</p>
<p><a href="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/layer-prop-manager.jpg"><img style="width: 400px; height: 222px;" src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/zrtn-001n256036f7-tn.jpg" alt="" width="400" height="222" /></a></p>
<p>Tambahkan layer dengan mengklik new layer. Ubah namanya menjadi A-wall. Ini merupakan cara yang cukup banyak digunakan dalam memberikan nama layer. A menunjukkan disiplin ilmu arsitektur. Anda dapat menggunakan C untuk Civil (infrastruktur) dan S untuk Structural. Atau dapat menetapkan aturan sendiri dalam perusahaan anda.</p>
<p>Sekarang di kolom color, klik warna pada kolom tersebut. Ubahlah warna menjadi merah (1). Ubah pula lineweight menjadi 0.20. Ini akan mendefenisikan tebal garis saat dicetak menjadi 0.2 mm.</p>
<p>Buat lagi layer A-detail-wall dengan warna abu-abu (8) dan lineweight 0.05. Tujuan mendefenisikan layer ini adalah untuk detail dari elemen dinding. Kadang-kadang kita tidak ingin menampilkan gambar dinding secara detail. Terutama jika bekerja dengan skala sangat kecil. Dengan mendefenisikannya pada layer lain, kita dapat menampilkan atau menyembunyikannya kelak.</p>
<p>Sekarang buat lagi layer A-column untuk kolom. Gunakan warna biru (5) dengan lineweight 0.25.</p>
<p>Buat pula layer A-detail-column dengan warna abu-abu (8) dengan lineweight 0.05.</p>
<p>Terakhir, buatlah satu layer dengan nama Centerlines. Beri warna abu-abu (9) dengan lineweight 0.09.<br />
Klik pada kolom linetype. AutoCAD akan membuka satu dialog. Di sini anda baru melihat 1 jenis garis, yaitu continuous. Klik load untuk menambahkan jenis garis lain. Pilih CENTER dan klik OK. Pilihlah tipe garis center ini, dan klik OK.<br />
Centerlines ini akan kita gunakan untuk semua disiplin ilmu, jadi tidak perlu dibedakan dengan prefix.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/layers.jpg" alt="layers.jpg" width="438" height="122" /></p>
<p>Sekarang coba anda defenisikan sendiri jenis layer yang mungkin anda butuhkan. Seperti layer untuk anotasi, pintu, tangga, furniture, landscape, dan sebagainya.</p>
<h3>Menggunakan Layer</h3>
<p>Sekarang kita akan coba menggunakan layer-layer ini. Tutuplah layer properties manager.</p>
<p>Aktifkan layer Centerlines. Anggaplah sekarang dengan mengaktifkan layer ini, anda akan menggambar di lembar transparan Centerlines.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/select-layer.jpg" alt="select layer.jpg" width="229" height="139" /></p>
<p>Gambarlah garis horizontal sepanjang 35000 mm. Perhatikan bahwa garis centerlines ini seharusnya garis-titik-garis. Tapi masih tampak terlalu rapat.</p>
<p>Ketikkan LTS [enter] untuk mengubah linetype scale. Ketikkan 40 [enter]. Sekarang garis centerlines anda tampak lebih jelas.</p>
<p>Ketik AR [enter] untuk mengaktifkan ARRAY. Klik tombol select object dan pilih garis horizontal ini. Berikan nilai berikut untuk array.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/array-settings-0001.jpg" alt="array settings.jpg" width="492" height="373" /></p>
<p>Kita mengkopi garis itu menjadi sebanyak 5 objek ke arah atas. Karena kita tidak mengkopinya kearah horizontal, column kita buat tetap satu objek. Jarak antar garis horizontal sejauh 6000 mm.</p>
<p>Ulangi langkah yang sama, buat garis vertikal sepanjang 27000. Buat duplikatnya sehingga menjadi 7 objek dengan jarak 5000 mm. Hasil akhirnya kira-kira seperti ini. Grid seperti ini umum dibuat sebagai acuan struktur bangunan.</p>
<p><img src="http://tentangcad.com/wp-content/uploads/2008/11/grid.jpg" alt="grid.jpg" width="293" height="239" /></p>
<p>Sekarang coba ganti layer yang aktif menjadi A-column.</p>
<p>Buatlah persegi dengan ukuran 400&#215;400. Gambar dimana saja, nanti kita akan memindahkannya setelah kolom jadi.</p>
<p>Ganti layer yang aktif menjadi A-detail-column. Ketik O [enter] untuk mengaktifkan offset.</p>
<p>Ketik L [enter] untuk mengatur layer hasil offset. C [enter] agar objek hasil offset dibuat dilayer yang aktif. Ingat bahwa anda baru saja memindahkan layer aktif ke A-detail-column.</p>
<p>Ketik 20 [enter] sebagai jarak offset.</p>
<p>Klik sekali pada rectangle untuk memilih objek, dan klik satu titik didalam rectangle. Jangan pedulikan posisi pastinya. Yang penting di dalam rectangle. [enter] untuk mengakhiri tool ini.</p>
<p>Sekarang tekan H [enter] untuk mengaktifkan hatch.</p>
<p>Ganti pattern menjadi AR-CONC. Dan klik tombol di sebelah add:select object. Dialog akan menutup, klik rectangle hasil offset. Klik OK.</p>
<p><a href="http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/"><em>Click here to view the embedded video.</em></a></p>
<p>Sebagai latihan, buatlah beberapa kolom lagi dengan ukuran 600&#215;400, 300&#215;300, dan Kolom silinder dengan diameter 400 mm.</p>
<img src="http://tentangcad.com/?ak_action=api_record_view&id=1462&type=feed" alt="" />

<p><h3>Tulisan Terkait:</h3><ol><li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/menggunakan-layer-visibility-dan-lock/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Layer Visibility dan Lock'>Menggunakan Layer Visibility dan Lock</a> <br><small>Di latihan sebelumnya, anda sudah mencoba menggunakan layer untuk mengelompokkan objek. Sekarang anda akan mencoba beberapa kegunaan kenapa melakukan itu. Yang paling umum tentu, kembali ke konsep layer, adalah untuk menghilangkan atau menampilkan kelompok objek tertentu. Kita akan coba explore mengenai hal ini lebih jauh. Cobalah perhatikan pada layer properties manager. Anda akan lihat tiga properties yang mengontrol visibility dan lock. On/off digunakan untuk mematikan layer. Objek pada layer itu&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-block/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Block'>Mengenal Block</a> <br><small>Di bagian ini anda akan mengenal block. Block adalah &#8216;reusable content&#8217; atau objek yang dapat dipakai berulang-ulang. Mungkin lebih kita kenal sebagai library. Jika anda pernah menggambar manual, mungkin pernah menggunakan Letraset atau Rugos untuk gambar orang, pohon, dan sebagainya. Block punya konsep yang sama. Hanya saja, selain library standard, anda dapat membuatnya sendiri dengan mudah. Satu kelebihan block, jika anda mengubah defenisi block, maka semua block dengan nama yang&hellip;...</small><br></li>
<li><a href='http://tentangcad.com/2008/12/review-tutorial-dari-layer-sampai-komponen-bangunan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan'>Review tutorial, Dari Layer sampai Komponen Bangunan</a> <br><small>Sebetulnya langkah berikutnya yang perlu anda lakukan bisa dikatakan overlap dengan tulisan mengenai penggunaan template. Cara penggunaannya sama. Satu-satunya perbedaan mungkin di dinding. Mungkin ada yang sudah mencoba membuat dynamic block. Tapi jika tidak, jangan khawatir. Anda dapat menggunakan STRETCH untuk mengubah ukuran dinding. Sekarang kita coba review apa yang telah dilakukan sebelum tutorial ini. Anda telah mempersiapkan layer yang akan digunakan untuk membedakan objek-objek yang akan anda gambar. Anda&hellip;...</small><br></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangcad.com/2008/11/mengenal-layer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
