Ini merupakan tulisan terakhir dalam seri tutorial Revit untuk Pemula. Mudah-mudahan dapat berguna, dan cukup mudah diikuti. Jika anda ingin mengikuti tutorial ini dari awal sampai akhir, dapat mengikutinya di daftar isi ini. Jika ada pertanyaan lebih detail soal Revit, dapat dibahas bersama di forum Tentang CAD.
Sama seperti menggunakan aplikasi Windows lainnya, mencetak di Revit [...]
Ini adalah bagian yang paling menyenangkan. Anda dapat melihat bagaimana mudahnya mengatur view pada sheet di Revit. Kalau model bangunan sudah jadi, kita tinggal bersenang-senang saja
Aktifkan tab view pada design bar. Aktifkan tool sheet. Pada dialog yang muncul, anda diminta memilih jenis sheet yang ingin anda gunakan. Secara default, anda akan melihat satu sheet [...]
Tiba saatnya bagi anda untuk mempublikasikan desain anda. Di bagian ini, anda akan menyiapkan model desain anda dalam format siap cetak.
Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah memeriksa view yang akan kita letakkan pada sheet. Meskipun anda dapat melakukannya belakangan, akan lebih mudah jika anda mempersiapkannya lebih dahulu. Jika tidak, anda akan butuh banyak mengklik [...]
Pada dasarnya, schedule apapun di Revit dibuat dengan cara yang sama. Anda dapat membuat laporan jumlah pintu dan jendela, luas permukaan dinding, luas lantai, dan berbagai data arsitektur lain yang anda butuhkan. Kali ini kita akan membuat laporan schedule pintu.
Aktifkan tab view pada design bar. Aktifkan tool schedule/quantities. Pada dialog yang terbuka, pilih ‘doors’. Klik [...]
Jika anda mengikuti seri tutorial ini dari awal, anda mungkin menyadari bahwa seri ini sudah hampir selesai. Ya, kita sudah selesai membuat model bangunan kita. Sekarang yang kita lakukan adalah mendefenisikan informasi (arti Building Information Modeling mestinya semakin jelas sekarang) dan merepresentasikan design. Di bagian ini kita akan meneruskan mendefenisikan informasi, yaitu ruang.
Salah satu data [...]
Wednesday, September 17, 2008
2 Comments